Saturday, February 24, 2018

REVIEW MOVIE JEPANG "ReLIFE"

Source: AsianWiki.com
Kemarin abis review One Week Friend (bisa dibaca disini). Nah hari ini mau review Movie Jepang lain berjudul "ReLife". Masih dengan tema anak sekolahan. Tetapi dengan alur cerita yang berbeda. Minat nonton karena nemu wajah-wajah manis yang lumayan asing. Hohoho. Saya jarang nonton film Jepang seh soalnya. Tetapi pas nemu film Jepang yang menurutku bagus, saya akan sempatkan buat reviewnya di blog ini. 

Dan ini dia wajah yang buat saya nonton filmnya. Walaupun bukan pemeran utama, tetapi karena liat wajahnya dia, saya jadi tertarik nonton. Wajahnya itu perpaduan antara unyu-unyu dan maskulin. Kenalan dengan dia dulu yuk.. Nama Aslinya Yudai Chiba. Lahir tanggal 09 Maret 1989 (hohoho dia lebih tua dari daku, panggil Mas ajalah) Memiliki Tinggi badan: 173 Cm dan golongan darah O. Dan Mas Yudai ini ternyata sudah membintangi banyak judul movie, drama series dan TV Movie. Dan saya pertama kali liat wajahnya di movie ini. LOL ^_^

Friday, February 23, 2018

REVIEW MOVIE JEPANG "ONE WEEK FRIEND"

Soure: Asianwiki.com
Minggu ini lagi senang-senangnya mereview film dan drama. Hahahha. Sebenarnya lagi kehabisan ide tulisan dan bingung mau posting apa. Walaupun saya akhir-akhir ini cuma posting review film saja, bukan berarti pekerjaan saya tiap hari cuma natap layar laptop yah.. hohoho pembelaan diri. Takut dibilang ngabisin waktu dengan nonton aja wkwkkw
Dan kali ini mau review film jepang yang dibintangi sama Dedek Gemesh, Kento Yamazaki. Saya pertama kali liat wajah manis nan rupawan ini di Film No Longer Heroine, dan saya langsung jatuh hati. Senyuman dengan gigi gingsulnya itu loh bikin saya iri. Hahahha, saya juga mau punya senyum manis kayak dia, wkwkkwkw.

Thursday, February 22, 2018

REVIEW DRAMA KOREA FLOWER BOYS NEXT DOOR

Belum bisa move on dari cinta pertama?
Atau sampai sekarang masih bertahan sama cinta bertepuk sebelah tangan?
Em,, untuk mengobati sedikit rasa sakitmu, saya merekomendasikan drama korea berjudul "Flower Boy Next Door" 

Di drama ini kita akan berjumpa dengan berbagai macam karakter yang terjebak dengan cinta tak berbalas, cinta bertepuk sebelah tangan, dan cinta dalam diam.. Sapa tau setelah nonton drama ini, kamu bisa sedikit merasa lega. Atau kalo enggak sapa tau kamu bisa melupakan cinta tak berbalasmu itu dan beralih jatuh cinta sama cowok-cowok cakep di bawah ^_^
Flower Boy Next Door (Source: es.drama.wikia.com)

Sunday, February 18, 2018

REVIEW DRAMA KOREA I AM NOT A ROBOT


Dan ternyata tahun 2018, aku masih belum bisa lepas dari jerat drama korea. Menonton drama korea tetap jadi pelarian terbaik saat butuh hiburan. Dan ini dia drama korea pertama yang habis kutonton di tahun 2018. Tertarik nonton karena temanya tentang robot. Lebih tepatnya manusia yang menyamar jadi robot dan karena tidak bisa mengatakan bahwa ia bukanlah robot, membuat ia tersiksa. Tetapi bukan itu saja alasanku untuk menonton drama ini. Aku juga tertarik nonton karena yang jadi lead actornya adalah Yoo Seung Ho. Sebenarnya ini jadi drama korea pertama Seung Ho yang sempat kutonton. Padahal Yoo Seung Ho ini punya banyak drama korea seperti The Ruler: Master of The Mask, Remember, Imaginary Cat dan masih banyak lagi. Tetapi saya nggak sempat nonton. Cuma sempat liat aktingya oppa cakep ini di Film "Seondal: The Man Who Sells The River". Tetapi di drama korea ini, hati saya meleh liat senyumnya itu loh..
Yoo Seung Ho as Kim Min Kyu
Drama korea I am not a robot ini mulai rilis dari tanggal 06 Desember 2017 dan berakhir di tanggal 25 Januari 2018. Dramanya sendiri terdiri dari 32 episode, dengan durasi 32 menit. Di drama ini Yoo Seung Ho beradu akting dengan Chae Soo Bin yang memerankan dua karakter sekaligus. Yaitu menjadi seorang gadis sederhana bernama Jo Ji A dan menjadi seorang robot cantik bernama Aji 3.

Ini juga kali pertama saya liat wajah cantiknya Chae Soo Bin. Wajah cantik dan mungilnya itu sangat pas untuk jadi robot. Dibandingkan robot, menurut saya wajahnya lebih cocok jadi boneka... cantik dan cute banget. Senyumnya tak kalah sama senyumnya Yoo Seung Ho. Aktingnya juga keren.. Pas bangetlah sama Oppa Yoo Seung Ho 

SPOILER WARNING!!!
Di awal cerita ditampakkan Yoo Seung Ho yang berperan sebagai Kim Min Kyu mengendarai mobil mewah dengan cepat. Ia lalu turun dari mobilnya dengan pakaian hitam lengkap dengan masker dan topi. Setelah turun dari mobil ia lalu membuka sebuah koper hitam lalu mengambil jarum suntik dan tongkat hitam panjang. Karena adegan itu, kupikir Kim Min Kyu ini adalah pembunuh bayaran berdarah dingin. Hahahha, ternyata aku salah. Kim Min Kyu hanya akan menemui para dokter untuk mendapatkan surat bebas wajib militer. 

Di Korea Selatan, semua pria yang telah memasuki usia 19-35 tahun wajib mengikuti wajib militer. Tetapi hal tersebut hanya berlaku pada pria yang memiliki kesehatan fisik dan mental. Sebelum ikut wajib militer, para pria menjalani pemeriksaan fisik. Dan di episode pertama itu, Kim Min Kyu menemui para dokter untuk memberitahukan tentang penyakit yang dideritanya. Di depan para dokter, Kim Min Kyu menunjukkan bagaimana penyakitnya bisa kambuh. Dan untuk kesekian kalinya, para dokter memberikan surat bebas wajib militer buat Kim Min Kyu. Padahal sebenarnya, Kim Min Kyu sangat ingin menjalani wajib militer sama dengan pria lainnya.

Kim Min Kyun menderita penyakit alergi pada manusia. Jika kulitnya bersentuhan dengan manusia, alerginya akan kambuh dan menyebabkan sejumlah ruam merah diseluruh tubuhnya. 

Jika semakin lama ia bersentuhan dengan kulit manusia lain, maka ia menjadi sesak nafas dan membuat jantungnya berdetak sangat cepat. Jika tidak segera menyuntikkan obat pada dirinya, ia bisa mengalami kematian. Usut punya usut ternyata penyakit alergi pada manusia yang diderita oleh Kim Min Kyu mulai ia rasakan saat ia berumur 13 tahun. Sehari setelah kematian kedua orang tuanya karena kecelakaan mobil membuatnya syok berat dan mengalami rasa sedih yang luar biasa. Di saat itu, orang-orang yang paling ia percayai dekat dengan keluarganya justru mengkhiantinya. Dan saat itulah, ia merasa tak ada satu orang pun di dunia ini yang bisa dipercaya. Karena pemahaman tersebut, tubuhnya bereaksi mengeluarkan ruam-ruam merah, gatal, dan dadanya sesak saat bersentuhan langsung dengan manusia. Dan akhirnya ia memilih untuk mengisolasi dirinya dalam rumah yang halamannya seluas lapangan sepak bola(*dan aku langsung berpikir itu pajak rumahnya perthn berapa yak ^_^)
Walaupun Kim Min Kyu menarik diri dari pergaulan antar sesama manusia. Dia tetap menjalankan perusahan ayahnya dengan baik. Hingga akhirnya ia dipertemukan dengan Tim Ship Building Santa Maria yang menciptakan Robot Android yang diberi nama Aji 3. Tim peneliti ini dulunya bekerja sama dengan mendiang ayah Kim Min Kyu saat berencana menciptakan robot ini. Setelah bertahun-tahun lamanya, akhirnya robot itu berhasil diciptakan. Dan sangat pas dengan kondisi Kim Min Kyu yang tak bisa bersentuhan dengan manusia. Ia berpikir bergaul dengan robot akan mengusir rasa kesepiannya. Dan akhirnya ia bertemu dengan robot Aji 3 dan melihat langsung perangkat keras dalam tubuh Aji 3.


Masalah terjadi saat tiba-tiba robot Aji 3 mengalami kerusakan sistem, hingga membuat profesor Baek sebagai pencipta Aji 3 meminta Jo Ji A yang tak lain mantan pacarnya dan juga model wajah dari Aji 3. Profesor Baek meminta Jo Ji A untuk menyamar menjadi Robot Aji 3 dengan imbalan uang sebesar 10.000 dollar. Dan disinilah kisah cinta Kim Min Kyu dimulai. Kisah cintanya lumayan rumit. Karena Kim Min Kyu yang semula menganggap Aji 3 hanya robot biasa, lalu tersadar bahwa Aji 3 ternyata obat untuk alerginya. Aji 3 membuka hatinya untuk mulai mempercayai orang lain. Dan karena hal itu ia mulai jatuh cinta pada Jo Ji A yang ia kira adalah robot Aji 3. 
source: faverkdrama
Jo Ji A yang semula sangat membenci sosok Kim Min Kyu lalu secara perlahan mulai jatuh hati padanya. Ia mulai memahami rasa sakit yang dirasakan oleh Kim Min Kyu, menyadari bahwa Kim Min Kyu sebenarnya sosok yang hangat dan baik hati. Perasaan sukanya tumbuh semakin besar tiap hari. Jo Ji A menunggu saat yang tepat untuk mengatakan bahwa ia bukanlah robot. Tetapi manusia sama seperti Kim Min Kyu. Tetapi pesoalan lain muncul dan membuat semuanya semakin rumit. 


Drama koreanya lumayan menghibur menurut saya pribadi. Konfliknya gak terlalu banyak. Gak bikin kita berpikir keras.. Tetapi bikin baper dan gemas gara-gara kisah cinta mereka... Terus ada kocak-kocaknya juga, menyaksikan tingkah lucu para Tim Peneliti Santa Maria.. dan ada "Perebutan kursi tertinggi di perusahaan".. Tetapi saya hanya fokus pada kisah cinta Kim Min Kyu dan Aji 3 saja.. hahahaha...

Recommended Drama untuk ditonton di waktu senggang lah pokoknya..

Friday, February 16, 2018

DAY 9: CERITA TENTANG SHOLAT KE MESJID HARI INI

Jadi hari ini lagi libur kantor, terus sepanjang hari hujan. Jadinya mager (*malas gerak) banget. Maunya guling-guling dengan selimut hangat seharian. Atau natap layar laptop saja seharian. Padahal buku yang belum dibaca masih numpuk di sudut kamar, melampai-lambai memohon untuk dibaca. Tetapi entah kenapa pesona layar laptop dengan gambar bergerak lebih memukau dibandingkan dengan deretan huruf di buku. Ckckckc penyakit malasku kambuh lagi.

Dan tanpa terasa sudah pukul 3 lewat. Badanku terasa pegal karena seharian di dalam kamar. Efek kurang gerak. Lalu Adzan berkumandang dari corong mesjid dekat rumah. Adzan sholat ashar kali ini terdengar sangat merdu. Mungkin pengaruh hujan yang menyisakan titik-titiknya saja. Atau karena biasanya aku masih tidur siang saat adzan sholat ashar berkumandang. Dan akhirnya kuputuskan untuk sholat ashar berjamaah di mesjid hari ini. Setelah merasa segar karena telah mandi sore, aku pun melangkah riang ke mesjid. Alhamdulillah langkah kakiku terasa sangat ringan. Dan walaupun sepanjang hari turun hujan, Alhamdulillah jalanan menuju mesjid tidak banjir. Padahal biasanya hujan sebentar saja, sudah menyisakan genangan air dimana-mana. Jarak antara kost-anku dengan mesjid tidak jauh. Cuma terpisah oleh satu lorong saja. Mesjidnya terletak di sebelah jalan raya yang selalu padat lalu lintas. Dan pas di ujung lorong, tiba-tiba hatiku berdesir. Ada bendera putih terpasang. Berarti hari ini ada tetanggaku yang dipanggil untuk menghadap Sang Pencipta.  Ah kematian... hal paling pasti yang akan menimpa setiap yang bernyawa. Dan anehnya kita sering lupa dan terlalaikan oleh urusan dunia. Langkahku menjadi agak melambat karena telah melihat bendera putih tadi. Aku membayangkan suatu hari nanti, bendera putih itu juga akan tertancap di depan rumahku. Menandakan bahwa diriku juga sudah tak ada di dunia. Aku berdoa semoga jika itu terjadi aku bisa kembali pada Nya dalam keadaan Khusnul Khotimah. Amin Ya Rabbal Alamin.

Sesampai di halaman mesjid, hatiku kembali berdesir. Kulihat kakek tua dengan tubuh bungkuk dan tongkatnya sedang jalan tertatih-tatih masuk ke mesjid. Hei, tiba-tiba tamparan keras menyentuh pipiku. Aku yang masih muda. Masih kuat. Dan belum tentu memiliki umur sepanjang kakek itu, seringkali lupa untuk kembali bersujud di mesjid. Seringnya aku malah menunda waktu sholat dengan alasan masih sibuk. Astagfirullah... aku bahkan lupa kapan terakhir kali menginjakkan kaki di mesjid ini. Ramadhan tahun lalu kah? Atau dua tahun yang lalu. 

Aku pun memasuki mesjid. Ada desiran halus yang merayap di hatiku. Ada perasaan damai yang tiba-tiba memenuhi rongga dadaku. Rasanya segala gelisah, kecewa dan kegalaun menguap saat kita bersimpuh disini. Masya Allah sungguh kegembiraan luar biasa bisa merasakan nikmat beribadah seperti ini lagi. Karena tak semua orang diberikan hidayah untuk menikmati hal ini. Di luar sana, masih tersisa titik-titik hujan. Kupikir mesjid akan kosong melompong karena baru saja turun hujan. Kupikir orang-orang akan malas ke mesjid karena jalanan becek dan macet dimana-mana. Tetapi ternyata aku salah. Sebelum Iqamah dikumandangkan, mesjid sudah hampir penuh. Shaf laki-laki hampir penuh. Sedangkan perempuan terisi satu Shaf penuh. Tebakanku salah. Ternyata hanya aku yang selalu cari-cari alasan untuk tidak sholat di mesjid. Na udzubillah min dzalik. Hufftttt...

Sholat berjalan khusyuk. Syukur Alhamudilllah. Semoga amal ibadah kita semua diterima disisiNya. Amin. Beberapa menit sebelum keluar mesjid tiba-tiba hujan turun deras. Beberapa orang terhenti di pintu mesjid. Aku pun tiba-tiba terhenti dan berpikir haruskah menerobos hujan atau menunggu hujannya reda baru pulang. Lalu tiba-tiba kerumunan orang semakin banyak di pintu keluar mesjid. Aku mendekat dan mencari tahu. Ternyata beberapa orang menawarkan kendaraannya untuk mengantar para jamaah pulang. Para pria berbaju gamis putih menuntun langkah para kakek tua menuju mobil. Beberapa lagi membuka jalan agar para orang tua bisa melangkah dengan baik. Masya Allah, bahagia rasanya menemukan masih banyak orang baik di muka bumi. Di jaman sekarang, ketika persaingan semakin kuat, saling sikut menyikut antar saudara, dan bahkan saling tikam untuk bertahan hidup, melihat ada orang lain yang masih punya kepedulian dan peka pada keadaan sekitar membuat hati jadi hangat. Jika masih ada orang baik di sekeliling kita. Kemungkinan dunia menjadi indah akan bisa terwujud. Karena kita jadi tertular untuk berbuat baik juga pada sesama...

Hah... setelah hampir melupakan bahagianya bisa sujud di mesjid. Hari ini saat memutuskan kembali kesana, aku mendapat begitu banyak pelajaran berharga. 

Alhamdulillah.. terima kasih atas nikmatmu hari ini Ya Allah

"Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan sholat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain Allah, maka merekalah yang termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk (dari Allah Ta'ala)  (QS AT TAUBAH: 18)



PENGINGAT HARI INI TENTANG BAHAGIA

Helen Keller adalah seorang wanita penerima Honorary University Degrees Women's Hall of Frame serta The Presidential Medals of Freedom The Lions Humanitarian Awards. Walaupun tumbuh sebagai seorang gadis yang buta dan tuli. Ia mampu menjadi seorang penulis, aktifis politik dan dosen Amerika (Source: Wikipedia)


Pada dirinya ia berkata "Akulah wanita paling bahagia di dunia. Aku diciptakan untuk menikmati kehidupanku. Dan aku telah menikmatinya sejak hari pertama. Mungkin kalian merasa heran dengan pernyataanku. Tetapi perlu kalian ketahui bahwa telah kuberikan kebahagiaan ini pada diriku sendiri hingga aku rela menjadi diriku apa adanya"


Kata-katanya yang lain ialah Hal terbaik dan terindah yang tidak dilihat dan tidak disentuh oleh dunia adalah hal yang dirasakan dengan hati"
dan juga kata kebajikan dari dirinya:"Hadapilah masalah hidup dirimu dan akuilah keberadaannya, tetapi jangan biarkan dirimu dikuasai olehnya. Biarkan dirimu menyadari adanya pendidikan situasi dari kesabaran, kebahagiaan dan pemahaman makna"

 

 

Sunday, February 11, 2018

DAY 8: HAL-HAL YANG DIRINDUKAN DARI JAMAN KULIAH

Bersama Sahabatku Irmawati dengan nama Blog https://namakuirmawati.blogspot.co.id/ kami lalu berpikir untuk menuliskan "Hal-hal yang dirindukan dari jaman kuliah dulu" Untuk tulisan Irma bisa di baca disini 

Sekarang...  saat diriku sudah bekerja, lalu pas di awal bulan pekerjaan sudah menumpuk. Aku tiba-tiba stress sendiri. Tetapi tidak stress amat seh, aku cuma sedikit panik saja. Dan karena perasaan panik tersebut akhirnya aku begitu merindukan jaman kuliah dulu. Dan ini cerita jaman kuliahku...

    Saat masih berstatus sebagai mahasiswa, walaupun di awal semester tiba-tiba dosen memberikan banyak sekali tugas kuliah, aku tetap enjoy saja. Hahahha, Aku sama sekali tak ingat pernah stress gara-gara tugas kuliah. Kecuali yah,, jaman mengerjakan skripsi.
   Bagiku yang berasal dari keluarga dengan perekonomian menengah ke bawah, bisa mencicipi serunya bangku kuliah adalah salah satu nikmat yang luar biasa. Oleh karena itu sebisa mungkin aku tak mengeluh saat menjalani proses perkuliahan. 
   Aku masih ingat sekali saat akan lulus SMA, ketika teman-temanku yang lain sibuk mencari tempat bimbingan belajar agar diterima di Universitas idaman, aku malah tak melakukan apa-apa. Aku tahu betul bahwa melanjutkan kuliah itu butuh biaya yang tak sedikit. Dan aku paham betul bagaimana kondisi perekonomian ayah dan ibuku. Lalu suatu hari dalam perbincangan keluarga, ayah dan ibuku meminta agar aku setidaknya menunggu setahun dulu baru melanjutkan kuliah. Tetapi kemudian kakak sulungku berkata bahwa aku tak perlu menunda pendaftaran kuliah, karena ia bersedia membantu untuk membiayai kuliahku. Aku sangat senang mendengarnya. Dan akhirnya aku mendaftar di salah satu perguruan tinggi swasta yang berjarak sekitar 30km dari tempat tinggalku. Universitas tersebut terletak di sebuah Kota Madya. Beberapa teman sekelasku melanjutkan kuliahnya di Luar Provinsi, dan beberapa lagi melanjutkan di ibu kota provinsi. Jadi aku sama sekali tak punya teman saat mendaftar di kampusku. Syukurlah ada seorang kakak senior yang membantu proses pendaftaranku, mulai dari pengambilan formulir hingga mengijinkanku untuk menginap di rumahnya saat aku memasuki proses Ospek atau pengenalan kampus. 
      Sebelum memulai proses perkuliahan, aku terus bertanya ke diriku sendiri, bisakah aku menjadi seorang mahasiswa. Aku ragu diriku yang manja dan cengeng ini bisa mengikuti alur kehidupan seorang mahasiswa. Aku takut tak mampu beradaptasi dan mungkin berakhir tanpa satu orang pun teman. Hingga kuputuskan untuk bersikap berani dan mulai mengubah diriku sedikit demi sedikit. Aku mulai membiasakan diri untuk memulai pembicaraan pada orang asing. Dan karena kebiasaan itu aku akhirnya memiliki beberapa teman yang telah menjadi sahabat seperjuangan semasa kuliah hingga sekarang. Jadi hal pertama yang kurindukan dari jaman kuliah adalah melewati masa-masa indah bersama mereka...

    Selain melakukan aktifitas belajar di kampus, kami juga biasa ikut kegiatan-kegiatan organisasi untuk memperkayasa wawasan kami. Saat mengikuti kegiatan kemahasiswaan seringnya kami memakai jas almamater sebagai identitas kami. Dan hal lainnya yang kurindukan adalah memakai jas almamater. Di jaman kuliah dulu, aku paling merasa keren jika telah memakai jas almamater. Saat memakai jas almamater tersebut rasa tingkat kepercayaan diriku dan level kerenku akan naik. Walaupun kutau itu hanya perasaanku saja. Hahahha

   Setelah kuingat-ingat lagi, hal lain yang kurindukan dari jaman kuliah dulu adalah mengerjakan tugas bersama-sama. Ternyata masa-masa belajar selama masih berstatus mahasiswa yang dulunya terasa berat, jadi terasa menyenangkan saat dikenang di masa sekarang. Aku masih ingat bagaimana kami sekelas seringnya mengerjakan tugas perorangan secara berkelompok. Bukan hanya tugas rumah yang diberikan dosen, tetapi juga saat ujian pun, kita seringnya mengerjakannya secara berkelompok. Hahahha sungguh sesuatu yang tidak pantas untuk ditiru yang teman-teman. Dulu di masa itu, kita merasa bahwa selamat bersama-sama jauh lebih bagus dibandingkan selamat sendiri. Prinsip Berbagi jawaban, karena berbagi itu selalu baik, itu kata temanku. Aku masih ingat dulu beberapa teman mengatur tempat duduk sebelum ujian sedemikian rupa supaya contekan jawaban ujian bisa terdistribusi dengan baik. Tetapi hal tersebut hanya berjalan lancar beberapa kali, selebihnya kami harus mengandalkan diri kami sendiri. Dan seharusnya memang seperti itu. Prinsip berbagi jawaban bukan hal baik dan hanya akan membuat teman yang kurang suka belajar menjadi lebih tidak suka lagi belajar. Bukan hanya tidak suka belajar, ia juga menjadi sosok yang memiliki ketergantungan pada orang lain. Jadi seharusnya bekerja sama dalam ujian itu memang tidak boleh kami  lakukan. 

Selain proses belajar, mengikuti ujian, mempresentasikan makalah, hal lain yang kurindukan dari jaman kuliah adalah ikut berpartisipasi dalam kepanitian acara kampus. Selama menjadi mahasiswa, aku banyak belajar hal baru. Mulai dari merasakan pahit dan getirnya menjadi peserta OSPEK, serunya ikut penggalangan dana untuk bakti sosial, susahnya saat menjadi salah satu peserta pengkaderan, hingga merasakan sensasi merasa hebat saat menjadi kakak senior. Ini juga salah satu hal yang tidak patut dicontoh sebenarnya. Hehehehe, tetapi aku benar-benar berubah menjadi sosok berbeda saat berhadapan dengan adik-adik junior. Entah kenapa tiba-tiba rasa senioritas itu membuatku menjadi galak. Tetapi hal tersebut tidak berlangsung lama. Aku menjadi galak hanya saat OSPEK dan menjadi panitia saat pengkaderan. Selebihnya aku tetap orang yang baik hati (*menurut pikiranku sendiri)

Hal yang kurindukan lainnya adalah berjalan-jalan menelusuri kampus bersama sahabat-sahabat ku. Kami nongkrong di banyak tempat. Mulai dari nongkrong di perpustakaan sambil nebeng pakai wifi gratis yang ada disana. Terus nongkrong di kantin sambil membicarakan tugas kuliah yang sulit. Atau ngadem di mushalla sehabis sholat sambil menunggu dosen datang. 

Jika mengenang kembali kenangan itu sekarang, rasanya aku rindu sekali untuk mengelilingi kampus seperti masa itu. Tetapi mungkin jika aku bisa berkeliling kampus kembali, perasaan yang dulu kurasakan tidak akan sama seperti sekarang. Karena aku bukan lagi seorang mahasiswa. 


Ah,, ada begitu banyak hal yang masih ingin kulakukan saat masih berstatus mahasiswa, tetapi ternyata waktu 4 tahun tidak cukup panjang untuk mewujudkan semuanya. Walaupun begitu aku merasa bersyukur sekali karena mendapatkan banyak sekali tambahan pengetahuan dan pengalaman saat menjadi mahasiswa. Dan aku merasa bahagia bisa mengenangnya kembali hari ini ^_^

Salam kangen buat teman-teman seperjuanganku..





Friday, February 2, 2018

Day 7: TENTANG AKTIFITAS NGE-BLOG KU

Dan tahun ini memasuki tahun keempatku melakukan aktifitas Blogging. Menyenangkan??? Tentu saja. Rasanya bahagia sekali bisa berbagi cerita lewat tulisan di blog ini. Aku yang sejak kecil hobby corat coret buku, jadi punya pelampiasan sekarang, yaitu ngetik-ngetik di blog. Agak berbeda seh. Tetapi hasilnya sama. Sama-sama menggerakkan jemari dan sama-sama membuat otak semakin aktif. 

Tetapi jika dulu hobby coret-coret di buku bikin buku tulis habis, nah coret-coret di blog gak bikin kertas habis dan ikut mengkampanyekan Go Green and Save the World. Tahu'kan kalo kertas itu terbuat dari pulp yang berasal dari pepohonan. Untuk membuat kertas dari pepohonan, terlebih dahulu kayu mentah tersebut diolah untuk menjadi bubur yang disebut dengan pulp dengan melibatkan mesin penggilingan kayu dan membutuhkan waktu dengan proses yang panjang. Dan karena sekarang saya sudah menggunakan media blog untuk menulis berarti saya ikut mengurangi jumlah penggunaan kertas. Dan karena ikut mengurangi jumlah penggunaan kertas, berarti saya juga secara tidak langsung ikut mengurangi jumlah pepohonan yang ditebang. Bangga dong, karena secara tidak langsung ikut serta dalam upaya penyelamat bumi #save the world.

Bukan hanya tentang Save The World, hobby Ngeblog memberikan manfaat lain diantaranya:

1. Ngeblog sebagai wadah untuk mengekspresikan diri

     Anak muda jaman sekarang selalu butuh wadah untuk mengekspresikan dirinya. Dan ada banyak cara untuk mewujudkan hal tersebut. Diantaranya bisa gabung dengan komunitas sosial, ikut kursus pengembangan diri seperti photografer atau kelas menulis, dan bisa juga dengan membuat Vlog seperti para seleb atau menulis di blog yang akhirnya bisa jadi novel yang diterbitkan seperti Raditya Dika. Dengan melakukan hal-hal tersebut, energi besar yang dimiliki oleh anak-anak muda bisa tersalurkan dengan melakukan hal-hal positif. 
     Saya sendiri Nge-blog untuk menuliskan apa yang saya rasakan dan pikirkan. Saya hanya ingin berbagi tentang perspektif dari apa yang saya pahami, saya lihat, saya dengar dan saya rasakan. Hal tersebut secara tidak langsung membuat saya lebih memahami tentang pribadi saya sendiri. Dan jika ternyata ada yang bisa menarik manfaat dari tulisan-tulisan saya, itu jadi bonus tersendiri. 



2. Ngeblog membuatku belajar disiplin

    Punya blog seperti ini bagaikan memiliki rumah. Di blog ini diri kita jadi tuan rumah dan pemilik utama. Dan karena ini adalah rumah yang kita tinggali, jadi selayaknya rumah ini harus sering-sering kita datangi agar tidak menjadi usang dan berdebu. Lalu dengan hati-hati dan bertahap memilih template yang cantik untuk mewakili kepribadian diri kita. Memilih fitur dan item-item unik untuk bisa mempercantik tampilan blog. Bukan hanya itu, tetapi kita juga harus berusaha untuk disiplin mengisi blog ini. Kalo gak bisa sehari satu postingan, minimal satu postingan tiap minggunya. Kan percuma, kalo tampilannya udah cantik dan keren, tetapi isinya gak ada. Atau tampilannya sudah cantik tetapi karena gak ada postingan baru bahkan setelah ratusan purnama berlalu akhirnya blog ini dipenuhi sarang laba-laba dan akhirnya terlupakan. Oleh karena itu, punya blog seperti ini mengajarkanku untuk terus disiplin menulis.

Source: www.pinterest.com

3. Ngeblog membantuku menemukan kawan baru

Salah satu aktifitas penting bagi para blogger adalah Blogwalking.
Blogwalking adalah kegiatan saling kunjung mengunjungi antara orang-orang yang punya blog. Ini ibaratnya kita tinggal di daerah perumahan, dan berkunjung dari rumah yang satu ke rumah yang lain bikin kita jadi banyak kenalan. Blogwalking ini jadi ajang untuk silaturahmi di dunia maya. Dan aktifitas ini banyak sekali manfaatnya. Selain bisa nambah wawasan dan pengetahuan dari baca artikel dan pengalaman dari sesama blogger. Kita juga bisa mendapatkan ide dan gagasan baru dari tulisan sesama blogger yang kita baca. Nah ide itu nantinya jadi bahan tulisan kita yang baru di blog sendiri. Selain itu, blogwalking ini juga dapat meningkatkan traffic dan SEO blog kita sendiri. Tetapi yang paling utama, blogwalking membuat kita berkenalan dengan kawan baru. Saya sendiri karena keseringan membaca salah satu blog dari teman blogger, saya jadi merasa mengenal dia walaupun belum pernah ketemu langsung. Luar biasa yah...


4. Ngeblog membuatku lebih peka pada keadaan sekitar

     Saya adalah tipe blogger yang sering blank dan bingung mau nulis apa. Padahal awal tahun ini saya membuat resolusi untuk memposting 200 tulisan disini. Tetapi kenyataan berkata lain. Saya sering terhenti karena mengalami writer block atau kehabisan ide tulisan. Padahal jika saja saya mau lebih peka pada keadaan sekitar ada banyak sekali hal yang bisa saya tuliskan tiap harinya, dari apa yang saya lihat, saya dengar dan saya rasakan. Tetapi yah gitu, ide-ide di kepalaku kadang sangat banyak tetapi menumpahkannya dalam bentuk tulisan itu yang kadang butuh waktu. Aku biasanya bingung harus memulai dari mana untuk membuka tulisan. Akhirnya ide-ide itu menguap dan menghilang. Lebih dari itu, aktifitas Nge-blog ini membuatku lebih sering untuk berhenti sejenak dan memperhatikan sekitar dan memilah-memilah dalam pikiran tentang apa yang harus kutulis dalam blogku hari ini. 

 5. Ngeblog membantu bersenang-senang dengan kata

      Dan yang paling membuatku bahagia dari aktifitas Nge-Blog ini adalah karena di Blog ini aku bebas menjadi apa saja. Hidupku sudah cukup datar ditambah lagi dengan pekerjaanku yang mengharuskanku duduk berjam-jam menghadap komputer dan memandangi angka-angka. Dan karena aku punya blog, aku jadi punya waktu untuk bersenang-senang dengan kata-kata. Menjadi lebih cerewet dari biasanya tanpa ada yang terganggu dengan suara berisikku. Atau menjadi sedikit gila dengan tulisan-tulisanku. Dengan begitu, aku bisa merasa menjadi lebih waras di kehidupan nyata. Hahahha
   
    Aku ingin berterima kasih kepada seseorang yang dulu secara tidak langsung menjadi motivator dan inspirator ku membuat blog.

 Jadi dulu aku suka sekali stalking-in blognyaNunggu dia post tulisan baru. Dan aku selalu suka caranya merangkai kalimat dan bercerita tentang kesehariannya. Walaupun tidak bertemu langsung, aku merasa senang karena selalu bisa mendapatkan suntikan motivasi dan pencerahan-pencerahan kebaikan dari kalimat-kalimat yang ia tulis di blognya. Dan karena aku sangat suka membaca tulisan-tulisannya dia di blog, aku jadi berpikir untuk membuat blog seperti dia. Lalu ikut menularkan virus asyiknya nge-blog seperti ini. Dan tanpa terasa blog ku ternyata sudah memasuki usiaku 4 tahun. Jika kembali membaca cerita-cerita yang sudah kuposting, rasanya takjub sekali. Aku lalu tersenyum sendiri dan berpikir bahwa ternyata aku pernah melalui masa-masa itu. Blog dan tulisan-tulisan yang ada disini jadi cara untuk mengabadikan momen dalam hidup. Bukan hanya sekedar bercerita tetapi juga memaknai segala moment yang ada serta terus bersyukur untuk nikmat hidup ini.
    

MY BEAUTIFUL POST CARDS

My Beautiful Post Cards  Udah Oktober dan target nulis di blogku sangat jauh dari resolusi yang kubuat di awal tahun. Seringnya seh nem...