Sunday, June 24, 2018

CERITA TENTANG RAMADHAN DAN LEBARAN TAHUN INI

Assalamualaikum
Semoga kesehatan, keselamatan dan keberkahan hidup dilimpahkan untuk kita semua. 
Dan semoga juga rasa syukur masih betah bertengger di hati kita. Amin...

Hem, saya sudah absen nulis sejak dua bulan yang lalu. Entah kenapa, semangat nulisnya tiba-tiba hilang. Bukan cuma nulis di blog, tetapi malas nulis surat balasan untuk sahabat penaku juga. Astaga,,,, maafkan diriku ya sahabat. Insya Allah hari ini setelah nulis di blog ini, aku akan nulis surat balasan buat kamu juga.


Alhamdulillah hari ini masih terbangun dalam keadaan sehat wal afiat tanpa kekurangan satu nikmat apa pun. Masih bisa bernafas dalam-dalam, jantung masih memompa darah dengan baik, dan semua organ tubuh masih normal. Alhamdulillah. Selain itu, stok makanan di kost an serta toples kue-kue lebaran juga masih ada. Hahahah, jadinya sarapan pagi masih aman di tanggal tua seperti ini. 

Em, Alhamdulillah tahun ini masih diberikan kesehatan dan kesempatan bertemu dengan Ramadhan yang penuh berkah. Sama seperti tahun lalu, Ramadhan kali ini aku lewati bersama adik ku tersayang. Hem, masih minus pasangan hidup. Tetapi tak apalah... setidaknya Ramadhan kali ini tidak kulewati seorang diri. Dan bagusnya lagi, Ramadhan kali kamar kost-kostan ku jadi lebih ramai. Soalnya bertambah satu penghuni kamar lagi. Adikku yang kedua juga ikut bersama kami melewati Ramadhan tahun ini di tanah rantauan. Jadi sahur dan buka puasanya jadi lebih ramai. 

Sedikit bercerita tentang adik kedua ku ini. Namanya Aini. Aku dan dia selisih 10 tahun (tua ku keliatan ^_^). Dan tahun ini, adik kecilku ini sudah berstatus mahasiswa. Alhamdulillah dia diterima masuk jalur undangan di salah satu Universitas Negeri di Makassar. Jadi tahun ini, tugasku menjadi bertambah. Karena aku harus jadi orang tua pengganti untuk dua adik kecilku yang sama-sama masih mengenyam bangku kuliah. Semoga aku diberi kekuatan untuk memberi teladan yang baik untuk adik2ku itu.


Ah, lanjut ke cerita Ramadhan tahun ini. Sama seperti tahun lalu, aku masih sibuk ngantor dari pagi hingga waktu berbuka puasa. Beberapa menit sebelum berbuka puasa, aku akan bergegas untuk pulang ke kost an. Dan karena jarak kantor dan kost an cuma 10 menit jalan kaki. Akhirnya aku tetap bisa berbuka puasa bersama kedua adik kecilku itu walaupun aku pulang beberapa menit sebelum pukul 6 sore, walaupun harus ngos-ngos an pas nyampe kost an. Sama seperti tahun lalu, jatah takjil dari ibu kost lancar banget kayak jalan tol. Hampir tiap hari, ibu kost bagi-bagi in takjil ke kamar-kamar kost an. Dan menu takjilnya tiap hari ganti-ganti. Alhamdulillah banget ya. Smoga ibu kost dan bapak kost sehat selalu dan rejeki nya berkah. Amin...

Nah, di tahun ini Alhamdulillah saya dapat jatah libur 6 hari. Lumayan bangetlah. Karena biasanya cuma 4-5 hari. Jadi bisa lumayan lama di rumah bareng keluarga besar. Main sama ponakan, bantu ibu di dapur, sampe nonton korea sama adik-adikku. Yang bikin sedih, karena tahun ini abis lebaran gak sempat reunian sama teman-teman sekolah. Semuanya masih sibuk silaturahmi ke keluarga masing-masing. Dan akhirnya kami tidak sempat berjumpa hingga saya kembali ke tanah rantauan. Tetapi bagusnya, saya dikasih a kesempatan ketemu sama sepupu-sepupu yang tinggalnya jauh-jauh. Dan kami sudah bertahun-tahun lamanya gak pernah ketemuan. Alhamdulillah tahun ini di kasih kesempatan untuk ketemu mereka. Ah, satu lagi... tahun ini aku juga dikasih kesempatan bertemu dan berfoto bareng dengan teman masa kecil. Yang walaupun kami tinggal satu kota, tetapi sangat susah untuk berkumpul, karena kesibukan masing-masing. Alhamdulillah lebaran kali ini membahagiakan... karena masih bisa tersenyum bahagia bersama dengan keluarga tercinta...













No comments:

Post a Comment

Terima Kasih sudah berkunjung ^_^
Silahkan meninggalkan komentar jika berkenan

REVIEW FILM KOREA FORGOTTEN

Source: Layar.id Kami keluarga bahagia beranggotakan: Ayah, Ibu, Kakak laki, dan Aku. Hari itu kami sedang dalam perjalanan menuju  rum...