Selasa, 29 Desember 2015

Blog Competition Flipit & Blogger Perempuan "Apa Keinginanmu di Tahun 2016?"

Assalamualaikum... kali ini saya ikut blog competition yang dilaksanakan oleh Blogger Perempuan kerjasama dengan Flipit. Udah tahu flipit belum? Oke saya share sedikit ya tentang apa itu flipit? Jadi beda dengan penjepit atau burung pipit, flipit ini adalah Situs kupon online global terbesar di Indonesia dan dunia dimana kita bisa menemukan deal terbaik di toko online favorit kita.

Jumat, 18 Desember 2015

Hujan.. akhirnya ia datang dan menetap disini....

Sungai yang mulai kering


Setelah beberapa bulan lalu semuanya mengeluh karena panas matahari seakan membakar bumi. Pohon-pohon pun menggugurkan daunnya karena kekurangan air. Sungai dan pengairan mulai nampak kekeringan... Kini kabar bahagia datang menyapa... Hujan telah datang... yey...kodok-kodok bersorak bahagia karena doa-doa yang mereka panjatkan sepanjang malam kini terjawab sudah. Air dari langit setitik demi setitik datang menyentuh bumi, setelah melalui proses yang panjang dan lama kini air hujan itu kembali turun membasahi tanah yang kering. 

Senin, 14 Desember 2015

Review Buku Flying Traveller - Junanto Herdiawan



Judul Buku        : Flying Traveler – Berburu Momen Anti Mainstream
Penulis Buku       : Junanto Herdiawan
Penerbit           : B First (PT. BENTANG PUSTAKA)
Tahun terbit       : Maret 2014
Tebal Halaman    : 148 Halaman

Tahun 2015 akan segera berakhir berganti dengan tahun 2016. Bagaimana dengan rencana travelling tahun ini??? kalau saya sendiri tahun ini belum tercapai, karena tidak memiliki waktu yang luang, tidak punya anggaran yang cukup, plus belum punya kamera yang bagus. Hahahahaha... Dan sepertinya mimpi untuk travelling ku ditunda sampai tahun 2016. Ah... pokoknya tahun 2016 nanti aku harus berani mengangkat ransel dan mengunjungi tempat baru. Yaps...semangat.

Kamis, 10 Desember 2015

Review Buku Save Your Money - Bebas Utang Banyak Uang



Judul Buku        : Save Your Money – Bebas Utang Banyak Uang
Penulis Buku       : Yosephine P.Tyas
Penerbit           : Noura Books (PT Mizan Publika)
Tahun Terbit      : Maret 2014
Genre             : Non Fiksi
Tebal Halaman    : 137 Halaman

    
Saya sangat tertarik dengan judul bukunya “Save Your Money-Bebas Utang Banyak Uang”. Ah... smua orang pasti memimpikan keadaan itu, dimana kita bisa bebas dari utang dan memiliki banyak uang. Tetapi di zaman seperti sekarang ini, sepertinya itu menjadi sesuatu yang sangat sulit untuk dilakukan. Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi mengubah banyak orang menjadi lebih konsumtif.

Jumat, 04 Desember 2015

Review Buku Yes You Can - Ollie


Judul Buku        : Yes You Can – The Art of Living Exciting Life
Penulis Buku      : Ollie
Penerbit           : Noura Books
Cetakan           : Pertama, Agustus 2012
Tebal Halaman    : 195 Halaman
Genre             : Non Fiksi

Yey.. senangnya dapat satu sosok menginspirasi lagi... seorang muslimah produktif dengan segudang prestasi. Namanya Ollie lahir di Yogyakarta tanggal 17 Juni 1983. Saat ini ia berprofesi sebagai entrepreneur, designer dan writer. Ollie menjalankan bisnis online antara lain toko buku online www.kutukutubuku.com, online self puslishing, www.nulisbuku.com dan msh banyak lagi.

Tahi Lalats : Berkarya Melalui Social Media

BERKARYA MELALUI SOCIAL MEDIA


Kalo kamu berpikir kalo social media hanya digunakan untuk ungkapin perasaan ke orang secara random atau untuk pamer foto-foto unyu dan beberapa hal yang bisa jadi mengandung unsur negatif ??? Berarti kamu salah besar loh. Soalnya kita punya teman yang ternyata bisa membuktikan bahwa sosial media adalah wadah untuk memamerkan karya-karya yang bukan hanya dinikmati kalangan sendiri, tetapi juga bisa menghibur orang banyak. Dia bernama Nur Fadli Mursyid.


Cowok manis yang lahir di Kota Parepare ini sempat hadir di acara Hitam Putih loh, tanggal 19 Agustus 2015 kemarin, bersama dua orang lainnya yakni Ria Ricis dan Zakhy Zendra yang sama–sama terkenal di sosial media karena memiliki ratusan ribu followers.  

Rabu, 25 November 2015

Review Buku "Great Work Great Career"



Judul Buku               : Great Work Great Career – Cara menciptakan karier hebat dan   
  berkontribus dengan luar biasa
Penulis                      : Stephen R.Covey & Jennifer Colosimo
Penerbit                     : PT. Dunamis Intra Sarana
Tahun terbit              : -  2013 Dunamis Intra Sarana (Bahasa Indonesia)
  -  2015 FranklinCovey Co (Bahasa Inggris)
Alih Bahasa              : Fairano Ilyas
Editor                          : Asri Larasati

(Edisi ini merupakah terjemahan lengkap dari edisi Bahasa Inggris dengan izin khusus dari penerbit aslinya)
Alhamdulillah bisa selesai membaca buku satu lagi dan bisa diberikan kesempatan oleh Yang Maha Kuasa untuk mereview nya di blog ini. Semoga bisa memberi sedikit kebaikan. Amin....
Kali ini mau review buku yang berhubungan dengan karier. Dan lagi-lagi ini pas banget dengan kondisi ku saat ini yang mulai merasa pekerjaan ku datar dan kurang tantangan. Dan membaca buku ini bisa membuka mataku tentang karier hebat itu seperti apa. Ok let’s check this out...

Sabtu, 21 November 2015

Review Buku "A cup Of Tea Menggapai mimpi"


Judul Buku               : A Cup of Tea Menggapai Mimpi
Penulis                      : Herlina P. Dewi, Reni Erina , dkk
Penerbit                     : Stiletto Book, Jogjakarta
Cetakan                     : Pertama (I)
Tahun Terbit             : Februari 2012
Tebal Halaman         : 209 lembar
Genre                        : Non Fiksi – Kisah Inspiratif

Yey... akhirnya punya satu lagi koleksi buku dari Stiletto Book. Kali ini berjudul A Cup of Tea – Menggapai Mimpi. Buku nya keren teman-teman. Saya suka sekali. Setelah membaca buku ini, semangat saya untuk mengejar mimpi kembali berkobar. Buku ini berisi 20 kisah inspiratif dari 18 kontributor terpilih. Berisi tentang perjuangan wanita – wanita hebat yang percaya akan kekuatan mimpi. Membuat saya serasa mendapat suntikan semangat, motivasi, dan inspirasi dari perjalanan – perjalanan penulis meraih mimpi-mimpinya. Kisah-kisah di dalamnya menyentuh hati, menggetarkan jiwa dan membuat mataku berkaca-kaca karena dari kisah tersebut kita belajar bahwa tidak ada mimpi yang begitu besar untuk diwujudukan jika kita mau percaya pada kekuatan diri dan berusaha semaksimal mungkin.

Review Drama Korea "She Was Pretty"

Saat memiliki waktu luang, selain kugunakan untuk membaca buku dan berguling-guling di kasur seharian (*malas nya keliatan), biasanya kupakai untuk menonton drama korea. Ah... menonton drama korea bikin kecanduan. Disamping karena Aktornya yang tampan (ehm..tampan ato cantik ya???) dan Aktrisnya yang bertubuh imut bak boneka barbie, ide cerita yang menarik, alurnya yang tidak membosankan, serta durasi nya tidak terlalu panjang menjadi daya tarik tersendiri.

Kamis, 19 November 2015

Sesuatu tentang mu...

Assalamualaikum
Selamat pagi kamu... iyah kamu...
Bagaimana kabar mu pagi ini?
Syukurlah kamu masih terbangun sehat wal afiat pagi ini
Padahal semalam aku sempat khawatir karena kamu mengeluhkan dada mu yang sakit
Akhir-akhir ini kulihat wajah mu sering pucat ...
Ketika aku bertanya kamu kenapa?
Kamu hanya melempar senyum tipis sambil memegang dadamu sebelah kiri...

Hem... aku berpikir mungkin kamu mengalami gangguan pada jantung mu
karena aku sering mendengar kau mengeluh kan dadamu yang sesak
serta sakit yang menjalar di bagia dada kirimu...
Kau telah menderita sejauh ini... tetapi kenapa kau tetap bertahan dengan rasa sakit itu
Saran ku untuk segera mengunjungi dokter selalu kau tampik dengan berbagai alasan
Tak punya waktulah... sudah agak baikan lah.. dan seribu alasan lainnya..

Sebenarnya aku tahu bahwa kau enggan ke dokter
hanya karena satu alasan...
Kepercayaan mu pada sosok dokter sebagai sarana penyembuh sudah hilang
Kejadian 3 tahun lalu masih berbekas jelas di hati dan pikiran mu..
Tentang adik kesayangan mu yang telah di diagnosis salah
oleh seorang oknum kedokteran ...
Tentang pemberian obat yang membuat adik kesayangan mu
sakitnya makin parah
Tentang pengabaian dokter saat melihat adik kesayanga mu sekarat

Sungguh itu.. membuat begitu trauma melihat seseorang dengan jas putih nya itu
Tetapi kawan..harusnya kau tahu bahwa kita tetaplah dituntut untuk berusaha
Sakit, sehat, hidup, dan mati ada di tangan nya...
Selalu ada sebab dan akibat

Oleh karena itu... berhentilah terus mengabaikan rasa sakit mu
Berhentilah mengingat kenangan buruk itu..
Berhentilah terus menyimpan dendam dan Ikhlaskan kepergiannya
Karena suatu saat nanti kamu pasti akan dipertemukan kembali dengan Nya
Malaikat kecil mu yang telah menunggu di Surga Nya.

Salam Sayang selalu


Dari ku

Sabtu, 07 November 2015

Review Buku "Simple Thinking about Blood Type"

Judul Buku  : Simple Thinking about Blood Type
Penulis      : Park Dong Sun
Penerbit     : Haru Publisher
Cetakan     : Ke Dua Belas, Januari 2015
Tahun Terbit: Desember 2013
Penerjemah : Achie Linda
First Published by LEEONSMART Korea

Yay..akhirnya punya koleksi baru terbitan dari Haru Publisher, “Simple Thinking about Blood Type”. Sebenarnya udah lama ngincer neh buku, kemarin malah sempat nitip sama teman untuk dibelikan di bazar buku Event POP CORN Asia Jakarta, tetapi karena udah nggak kebagian buku discon nya jadi nggak jadi beli. (Hahahaha, situ seh carinya yang diskon).
Bukunya keren...saya suka saya suka. Hahahaha. Soalnya buku nya nggak bosenin. Banyak gambar–gambar makhluk aneh yang berwarna ungu dan merah jambu dengan wajah berbentuk huruf. Hehehehe, makhluk–makhluk itu ternyata mewakili tiap-tiap golongan darah jadi ada A, B, O, dan AB. Menyenangkan sekali membacanya karena penuh dengan gambar dan warna. Gak monoton dengan hanya warna hitam dan putih. Ya eyalah ‘kan buku ini ditulis oleh seorang komikus asal korea bernama Park Dong Sun.

Jumat, 06 November 2015

Happy birthday to You... My Self



Alhamdulillah bertemu kembali dengan hari ini..Jumat berkah. Special sekali.. karena terbangun kembali dengan kondisi sehat wal afiat dan senyum masih merekah. Yah..bertemu kembali dengan pagi yang indah di usia 25 tahun, sungguh luar biasa. Ku sudah hidup di muka bumi ini selama 25 tahun lamanya... seperempat abad. 

Masih terlalu banyak yang perlu di perbaiki.. kebiasaan buruk harus dikurangi..tetapi lebih dari itu semua, syukur harus terus ditambahi untuk nikmat kehidupan tiap detik ini. Senang sekali hari ini dapat banjir doa dari orang-orang terkasih. Orang Tua, Saudara, Sahabat, dan rekan-rekan kerja membanjiri dengan doa-doa terbaik untuk kehidupanku. Bahagia sekali rasanya karena dianggap ada oleh orang-orang sekitar. 

Aku sendiri tak berharap banyak untuk kehidupanku. Hanya ingin menjadi lebih baik lagi. Lebih taat Pada Yang Maha Kuasa, lebih baik ibadahnya, lebih baik akhlaknya, lebih baik tuturnya, lebih baik pemikirannnya, lebih berani lagi, lebih dewasa, lebih bijak, lebih bermanfaat bagi sesama. 

Ah.. ternyata permintaan ku banyak juga. Tetapi tak apa, Allah Maha Kaya, Maha Besar, Maha Agung, Maha segala nya. Pasti tak akan keberatan dengan permintaan ku ini. 
Kabulkan Ya Allah. Amin Ya Rabbal Alamin



Kamis, 05 November 2015

corat - coret lagi.....

Akh.................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................


Hem..sorry. tiba-tiba rasa nya ingin teriak. Tapi tak mungkin ada telinga yang mau mendengarkan. Jadi ya..saya teriak disini saja, setidak nya tak ada yang akan terganggu dengan teriakan ku yang pastinya pitch controlnya amburadul.

Hah...tetapi rasanya belum puas. Masih ada yang mengganjal di hati. Rasanya ada rasa sakit yang tertinggal. Ada air mata yang tertahan. Ada rasa rindu yang membuncah. Ah...perasaan apa ini??? Tiba-tiba saja, mood ku menurun drastis. Semangat ku hilang tertiup angin. Impian ku lenyap tak bersisa. Aku hilang.. entah kemana???

Di hari terakhir di usia ku yang ke 24 tahun ini, aku terdiam, merenung, berpikir sejenak tentang apa yang telah kulakukan di dunia ini selama 24 tahun, 288 bulan, 8760 hari, dan entahlah berapa jam. Hufft,,,aku belum melakukan sesuatu yang berarti. Sesuatu yang membuat dunia lebih indah. Sesuatu yang membuat ku mungkin bisa dikenang, sesuatu yang mungkin bisa kubanggakan di depan anak cucuku kelak atau sesuatu yang malaikat-malaikat akan menyebutnya ketika aku telah dipanggil menghadap Yang Maha Kuasa. Yah... saya belum melakukan apa-apa. 

Ah..aku tak ingin ada penyesalan dalam hidupku. Tetapi lihat lah yang kulakukan saat ini, membuang-buang waktu dengan percuma, merisaukan hal-hal kecil, mengabaikan timbunan mimpi, dan menghabiskan tenaga untuk hal yang sia-sia. Tolong aku  beranjak dari sini, meninggalkan zona nyaman ku, dan menggerakkan tubuh dan pikiran ku. Tolong aku keluar dari sini, keluar dari kubangan lumpur angan - angan kosong. Tolong aku agar berhenti...berhenti mencemaskan sesuatu yang belum pasti. Tolong aku wahai diriku sendiri


Rabu, 28 Oktober 2015

Nasehat untuk diri sendiri


Akhwat imut picture
Malam ini... terasa sangat gerah. Mungkin karena musim kemarau sedang dalam masa puncaknya. Beberapa teman sesama penghuni kost lebih memilih duduk di luar menikmati udara malam, beberapa yang lain memilih ngadem di depan kipas angin, sedangkan beberapa lainnya memilih untuk menghilangkan rasa panas dengan meneguk minuman dingin yang di beli dari warung ibu kost. Aku pun merasa sangat gerah. Dan memilih untuk melakukan ketiga hal tersebut sekaligus, duduk di depan kipas angin sambil meneguk minuman dingin dengan pintu kamar terbuka lebar agar angin malam bisa masuk menghalau panas. Tetapi rasa panas dan gerah yang kurasakan sama sekali tak berkurang. Setelah kupikir – pikir lagi, ternyata panas yang kurasakan bukan karena faktor cuaca atau panas bumi tetapi karena hatiku yang terbakar melihat beranda facebook ku dipenuhi dengan foto-foto teman sekolah dulu yang sudah naik pelaminan duluan. Hahahahaha, ternyata aku terbakar rasa cemburu. Agak malu mengakuinya. Tetapi itu benar adanya. (*Istighfar berulang-ulang)

Minggu ini saja, ada 3 orang teman kelas waktu SMP dulu yang melangsungkan pernikahan nya. Sedangkan beberapa orang lainnya sudah meng-upload undangan dan foto prawedding dengan kekasih hatinya. Walaupun ada sedikit rasa iri di hati, tetapi rasa bahagia dan syukur ku jauh lebih besar. Karena akhirnya teman-teman ku itu mengakhiri masa lajang nya dan menggenapkan separuh agama nya serta mengikuti sunnah Rasulullah. Mereka memulai lembaran baru dengan kekasih hatinya.

Aku mulai berpikir lagi, apa yang membuat ku merasa iri dan cemburu??? Hum.. Alasan pertama, mungkin karena aku mulai berpikir bahwa aku telah kalah. Ibarat dalam perlombaan lari, teman-teman ku telah lebih dulu menginjak garis finish. Sedangkan aku, melihat garis finish nya saja, tidak. Nah, Saat kamu juga merasakan hal yang sama dengan ku, kita perlu sama-sama merubah mindset kita tentang sebuah ikatan pernikahan. Bahwa setelah ijab qabul itu terucap, kita harus nya sadar bahwa itu bukanlah akhir perjalanan. Tetapi lebih kepada awal dari sebuah kehidupan baru yang akan kita lewati dengan seseorang yang bernama suami/istri. Dan bukan hanya itu, sebab pernikahan berarti bukan hanya tentang menyatukan dua insan yang saling mencinta tetapi juga mengikat dua keluarga besar yang berbeda.

Alasan kedua, karena ketakutan yang tiba-tiba muncul seiring dengan bertambahnya jumlah kerutan di sekitar mata. Hahahaha, salah. Maksudku seiring dengan bertambahnya usia. Salah satu momok menakutkan bagi wanita adalah ketika usia terus bertamban sedangkan nama yang akan bersanding dengan nama kita di undangan belum juga ditemukan. Ketakutan ini semakin menjadi-jadi tatkala usia sudah hampir menginjak 30 tahun. Takut di cap tidak laku atau di cap perawan tua membuat para wanita terkadang merasa minder dengan status single nya. Padahal jika saja kita mau sejenak merenung dan berpikir jernih, Bukankah Allah sudah menuliskan dalam firman Nya di Al Qur’an bahwa setiap manusia diciptakan berpasang-pasangan. Siang dan malam, terang dan gelap, jantan dan betina, hitam dan putih, serta langit dan bumi. Lalu apa yang kau risaukan??? Garam yang dilaut dan Asam yang digunung kalau memang mereka ditakdirkan bersama toh bakal ketemu juga di belanga. wkwkwwkwk

"Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui" (Al Qur'an: 36-36)

Alasan ketiga, aku mulai takut stock orang baik atau laki-laki sholeh sudah habis. Semakin terlambat menikah berarti semakin kecil peluang untuk menemukan laki-laki yang sholeh. Pendapat ini pun dipatahkan oleh Al Qur’an, Allah telah menjanjikan bahwa Laki-laki yang Shaleh akan mendapatkan wanita yang shalehah. Sedangkan laki-laki pendusta akan mendapatkan wanita pendusta, dan Laki-laki pezina akan mendapatkan wanita pezina. Lalu apa kita meragukan janji dari Allah ini? 
"Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita  yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik" (Qs. An Nur:26)
So, tugas kita sekarang adalah membenahi diri dulu, memperbaiki kualitas ibadah, memperbanyak doa, menjalin silaturahmi yang baik pada sesama dan semakin mendekatkan diri pada Sang Maha Cinta. Jadi buat aku dan kamu..selamat memperbaiki diri...^_^


Review Buku Dare to Dream - John C. Maxwell



Judul Buku               : Dare to Dream
Penulis                      : John C. Maxwell (Penulis terlaris # 1 Versi New York Times)
Penerbit                     : PT Menuju Insan Cemerlang
Alih Bahasa              : Leopold Christoporus
Editor                          : Selvya Hanna
Cetakan                     : Pertama, Agustus 2014
Layouter                    : Ida
Cover Designer        : Nicko Yoyanda Pratama

Sebuah buku kecil manis berada dalam genggaman ku. Awalnya aku sedikit kecewa karena kupikir buku yang ku pesan ini lebih besar dan tebal karena harganya juga lumayan mahal. Tetapi ternyata buku ini berukuran mini dan hanya berisi 123 lembar. Aku mulai berpikir kira – kira perubahan apa yang akan diperbuat oleh buku ini pada tubuh dan pikiranku. Aku sangat berharap besar pada buku ini sejak pertama kali membaca judul di cover depan nya “Dare to Dream”, berani bermimpi. Akhir – akhir ini hidup ku begitu membosan kan karena hidup ku benar-benar datar dan minim tantangan. Aku benar-benar kehilangan mimpi, harapan dan semangat ku di usia yang hampir menginjak seperempat abad ini. Aku mulai merasa iri dengan teman-teman sekitarku yang begitu menikmati tetesan peluh mereka dalam meraih mimpi.

Review Buku Au Pair - Icha Ayu


Judul Buku        : Au Pair
Penulis            : Icha Ayu
Penerbit           : Stiletto Book
Tahun Terbit      : Desember 2012
Cetakan           : I (Pertama)
Tebal Halaman    : 232 Halaman

Yey... akhirnya bisa buat review buku lagi setelah sekian lama, hehehehe. Kali ini mau review buku terbitan dari Stiletto Book. Sebuah penerbitan yang mendedikasikan diri untuk menerbitkan naskah-naskah fiksi maupun non fiksi yang berkaitan dengan dunia perempuan. Dan ini menjadi buku pertama dari Penerbit Stiletto Book yang menjadi penghuni di rak buku ku. Semoga akan ada buku kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Amin

Pas pertama kali liat buku ini dijual online, saya langsung tertarik sama desain covernya yang menarik. Kebetulan waktu itu, Penerbit Stiletto Book lagi adain promo buku besar-besar an dalam rangka Lebaran Idul Fitri. Jadi deh, beli bukunya. Jadi judul lengkap buku ini adalah Au Pair – Backpacking keliling Eropa dengan menjadi Baby Sitter. Wuih.. judulnya aja keren gini, gimana isinya ya??? Ok let’s check this out.

Au Pair dibaca oper. Mungkin kebanyakan orang masih merasa asing dengan istilah ini. Aku pun begitu,hahahaha. Hingga kemudian aku membaca artikel tentang au pair ini di sebuah majalah online gratis. Bahwa Au Pair adalah salah satu cara untuk terbang ke luar Negeri. Sebenarnya ada banyak cara untuk terbang ke Luar Negeri. Untuk orang kaya terbang ke Luar Negeri mungkin suatu hal biasa yang dilakukan untuk mengisi waktu liburan atau sekedar berbelanja, Sedangkan bagi pelajar atau mahasiswa yang ingin menuntut ilmu di Luar Negeri bisa dengan memburu beasiswa yang mulai banyak ditawarkan saat ini. Sedangkan untuk orang-orang biasa yang ingin mendapatkan uang lebih dengan bekerja di Luar Negeri, banyak yang memilih menjadi TKI. Sedangkan jika kita tak ingin memilih tiga-tiga nya dan masih nekat ingin berangkat ke Luar Negeri. Au Pair ini bisa menjadi pilihan.

Jadi Au Pair adalah sebuah program yang memungkinkan semua orang dengan batasan usia tertentu dapat mempelajari bahasa dan budaya negara yang diinginkan dengan bekerja sebagai baby sitter (pengasuh anak) di rumah host family (keluarga penerima) dengan jangka waktu biasanya enam hingga delapan belas bulan. Jadi dengan mengikuti program Au Pair, ini kita bisa merasakan bekerja di Luar Negeri sekaligus mengikuti kelas bahasa dan langsung berinteraksi dengan native speaker (penutur asli).

Melalui buku ini Mbak Icha Ayu menjelaskan tentang apa itu Au Pair? Ada di negara mana saja? Sejak kapan Program Au Pair ini ada? Kenapa keluarga orang Eropa butuh Au Pair? Hak dan Kewajiban apa yang diperoleh dengan menjadi Au Pair? Cara mendapatkan host family? Dan segala hal yang perlu dipersiapkan untuk mengikuti Au Pair ini.

Setelah menjelaskan segala detail yang dibutuhkan untuk mengikuti program Au Pair, Mbak Icha Ayu lalu menceritakan pengalaman suka dan dukanya mengikuti program Au Pair di Negara Perancis. Ada cerita tentang host family nya disana, tentang teman-teman sesama backpacker yang ia kenal di komunitas coucsurfing, serta tempat-tempat indah yang berhasil ia kunjungi selama berada disana.

Ah... menarik sekali membacanya, terlebih karena di dalam buku ini ada juga tips-tips yang bisa kita coba saat sudah punya keberanian untuk mengangkat ransel dan menjelajahi Benua Eropa dengan menjadi Baby Sitter. So...berniat untuk belajar bahasa plus dapat uang plus jalan-jalan... Baca buku ini dulu ya ^_^

     

Sabtu, 24 Oktober 2015

Go For It Blog Competition Smartfren and Blog Emak Gaoel

Assalamualaikum Emak...

Dapat info blog competition ini dari facebook, awalnya agak ragu untuk ikut an karena saya baru liat infonya tadi pagi pas buka facebook dan ternyata hari ini dead line akhirnya... T_T


Ya udahlah...tak apa. Yang penting kan ikut berpartisipasi. Dan karena berminat ikutan competisi ini akhirnya akun blog yang sudah berdebu dan berhiaskan jaring laba-laba ini karena sudah kelamaan gak pernah diupate akhirnya terbuka lagi. (*tadi sempat pusing nyari kuncinya, hehehehhe)


Menjawab pertanyaan pertama, Apa seh sebenarnya yang sedang kamu kejar dalam kegiatan blogging mu??? Hem...awalnya buat blogging karena ikut-ikutan aja seh. Kebetulan punya teman yang aktif nulis blog tiap hari. Kayaknya seru neh pikirku, Ya udah aku bikin juga satu. Awalnya seh nulis disini untuk ngisi waktu luang aja kalo ga ada kerja an. Nulisnya sesuai mood aja, nulis yang ada di otak plus ungkapin isi hati.. (*Yach..gubrak). Tetapi lama kelamaan mikir, nulis gini mah gak ada guna. Jadilah saya mulai membuat review buku-buku yang saya baca.Ngitung-ngitung bantu orang lain yang lagi nyari koleksi buku baru (*walaupun sebenarnya saya nggak yakin, ada yang berminat baca blog saya)


Sebelumnya sempat juga ikut komunitas bisa menulis di facebook, trus di kasih tantangan untuk nulis tiap hari di blog. Jadi deh blog saya jadi tempat curahan hati saya tiap hari kalo lagi galau, hehehehhe. Selain itu, blog juga jadi langkah awal saya yang bercita-cita jadi penulis kayak Dee, Kang Abik, Mbak Asma, dan Bang Tere Liye untuk merangkai huruf menjadi jalinan kata yang indah dan penuh harmoni. Lebih dari itu semua, saya berharap nya blog saya bisa membawa kebaikan dan manfaat buat orang lain. Setidaknya saya bisa menularkan semangat atau mengingatkan tentang kebiasaan buruk yang sering saya lakukan agar dihindari. Sejak ikut challenge nulis tiap hari di blog, sebulan pertama agak lumayan lancar nulisnya. Pas lewat bulan pertama, tiba-tiba kehilangan semangat lagi. Padahal bermimpi pengen jadi penulis best seller kalo semangat up and down gini gimana bisa terwujud yak...Akhirnya mulai nambah koleksi buku baru lagi.Abis baca langsung dibuat review nya disini. Selain itu, tulisan di blog ini biasanya idenya dari gambar hasil jeprat jepret kalo lagi jalan-jalan pagi.



Pertanyaan Kedua, Aplikasi apa yang dipakai untuk membuat tulisan???
Hm...Karena saya bukan pengguna smartphone canggih jadinya ide tulisan yang biasanya tiba-tiba muncul cuma di tulis di note handphone dan gambar-gambar yang menyertai cuma diambil pake kamera handphone seadanya juga. Belum pake smartphone mak... hari gini masih belum pake smartphone???? masih belum. Bukan karena belum mampu beli tetapi karena merasa belum butuh saja. Yakin??? hemm fifty fifty deh.


So Makasih buat #Emak Gaoel yang sudah mengingatkan saya akan akun blog saya yang mulai di tumbuhi jamur ini karena udah kelamaan ga dibuka. 




http://www.emakgaoel.com/2015/09/blog-competition-go-for-it-with-blog.html" target="_blank"><img alt="Go For It Blog Competition" src="http://4.bp.blogspot.com/-AmYFAkaUy2A/VfmLqOVJD7I/AAAAAAAAOfs/FTmQML9fzo0/s1600/go%2Bfor%2Bit%2B1.jpg" title="Go For It Blog Competition" /></a></center>



Senin, 21 September 2015

Sakit itu Anugerah??? Serius???

Hum... kepala nyut-nyut an, gusi juga seperti ditabuh, mungkin oleh kuman-kuman yang bersarang di gigi berlubang. Di telinga ku seperti ada puluhan lebah, berdenging dan berputar. Blm lagi tenggorokan yang mulai seperti ditaburi pasir dengan bibir pecah-pecah menghiasi wajah ku yang mulai kehilangan sinarnya (hahahaha,, sebenarnya kata lainnya kusam). Sempurna membuat hari ku berantakan saat ini. Syukurlah jari-jari dan otak ku masih sinkron untuk menulis sepatah dua kata disini (Hum..ini curhat ato pidato ya)

Hah,,,aku resmi diserang flu, demam, plus batuk. Walaupun ini agak aneh karena biasanya flu menyerang disaat musim hujan, tetapi entah gara-gara apa, flu itu lalu merasuki ku diam-diam. Ini adalah salah satu penyakit ringan namun sangat menjengkelkan. Apalagi untuk orang yang harus bekerja di ruangan Ber AC sepertiku. Rasanya penyakit ini semakin menjadi-jadi. 

Tetapi cukup sampai disitu bercerita tentang penderitaan yang mungkin hampir semua orang pernah merasakannya. Penyakit yang mungkin bisa dianggap ringan tetapi sungguh menyebalkan ini, cukup membuat hari-hari ku yang seharusnya lancar menjadi berantakan. Penyakit Flu ini bisa diakibatkan karena daya tahan tubuhku yang menurun, sehingga virus Influenza langsung menyerang.

Penyakit ini bisa berlangsung lama jika daya tahan tubuh memang kurang baik dan tidak segera ditindak lanjuti. Dan dari hari-hari ku yang menjadi hancur berantakan karena penyakit ini, cukuplah membuat ku tersadar bahwa terbangun di pagi hari dengan kondisi badan prima tanpa kurang satu anggota badan pun serta terbebas dari rasa sakit adalah sebuah nikmat yang luar biasa. Jika dibandingkan waktu sakit kita dengan waktu sehat kita, tentulah waktu sehat kita jauh lebih banyak dibandingkan dengan waktu sakit kita. 

Mendapati diri yang harus terbaring tak berdaya hanya karena flu menyerang sungguh sebuah bukti bahwa aku sebagai manusia, hanya makhluk lemah. Rasa Sakit ini kemudian menyadarkan ku bahwa saat ini aku masih hidup, karena aku masih bisa merasakan sakit. Dan sebenarnya rasa sakit yang kita rasakan adalah sinyal positif dari tubuh yang meminta agar lebih diperhatikan, diberi makanan dengan nutrisi seimbang, istirahat yang cukup dan mengurangi makanan yang mengandung Toksin. Jadi, saya mengatakan bahwa Sakit adalah Anugerah untuk kembali mensyukuri bahwa Kesehatan itu Nikmat tiada tara




Senin, 14 September 2015

Gaya Berbusana mencerminkan kepribadian ????



Which Outfit do you prefer??? Kalo diartikan dalam Bahasa Indonesia artinya setelan busana yang mana yang paling kamu sukai??? Kalo saya sendiri tidak suka semuanya, hahahaha. Soalnya saya cewek berhijab. Tetapi kalo misalnya disuruh milih dari keenam gambar ini, cowok yang mana yang paling saya suka??? saya akan bilang suka semuanya, hahahaha. Bukan kegenitan, hanya saja tiap busana itu biasanya mencerminkan kepribadian yang beraneka ragam. 

  • Gambar pertama, biasanya memiliki kepribadian dingin, teliti, dan tertutup. Tetapi sebenarnya dia cerdas selalu berpikir matang sebelum bertindak. Gaya berpakaian seperti ini biasanya banyak digunakan oleh Dosen muda atau Seorang Mahasiswa.
  • Gambar Kedua, biasanya memiliki kepribadian pekerja keras, agak arogan, dan dingin. Gaya berpakaian seperti ini biasanya digunakan oleh pekerja kantoran kalau di drama-drama korea, dia biasanya seorang CEO perusahaan. Sifat baiknya biasanya kalo dia luluh sama satu cewek dia akan setia sampai akhir.
  • Gambar ketiga, biasanya memiliki kepribadian ceria, humoris, banyak bergerak, dan biasanya susah untuk diam. Cowok dengan style ini biasanya senang berolahraga dan selalu menebar kegembiraan dimana-mana.
  • Gambar keempat, biasanya memiliki kepribadian penyayang, lembut, hangat dan pandai menyembunyikan perasaan. Cowok dengan busana seperti ini biasanya lebih sering memberi senyum dari pada berkata-kata. Cowok dengan tipe ini lebih suka memberi surprise - surprise kecil daripada berkata-kata romantis. Tetapi karena dia lebih suka diam, terkadang kita tak tahu kapan dia merasa sedih, marah atau gembira.
  • Gambar keempat, orangnya agak dingin dan misterius. Rasanya sulit menebak apa yang dia rasa atau pikirkan...
  • Gambar ke lima bisa dibilang paling stylish diantara keenam gambar yang ada. Dia pandai memadu padankan busana dengan aksesoris. Biasanya mereka adalah anak-anak band atau seseorang yang bekerja pada bisnis hiburan. 

NB: Tulisan ini bukan sebuah artikel psikologi, ini di buat iseng-iseng saja karena tiba-tiba melihat gambar yang diupload oleh salah satu penerbit buku di social media. Tiba-tiba dapat ide untuk nulis disini. Pengamatan dilakukan dari film-film korea yang telah saya tonton, heheheheh. Jadi ini cuma buat seru-seruan saja. Yang pasti Kepribadian seseorang itu tidak bisa dinilai hanya dengan sekali lihat, apalagi hanya dengan melihat gaya berbusana saja kecuali jika memang dilakukan oleh tenaga - tenaga profesional seperti Psikolog. Tetapi tetap saja menilai seseorang hanya dari cara berpakaian itu sama dengan menilai sebuah buku dari tampilan sampul luarnya. Kembali ke pepatah lama "Don't Judge books by it's cover". So... salam perdamaian.. ^_^


Review Novel Api Tauhid - Habiburrahman El Zhirazy


Judul Buku             : Api Tauhid (Novel Sejarah Pembangun Jiwa)
Penulis Buku           : Habiburrahman El Zhirazy
Tahun Terbit           : 2014
Penerbit                 : Republika
Jumlah Halaman     : 573 Halaman

Senang sekali akhirnya bisa menemukan kembali karya baru Kang Abik (Panggilan Akrab Habiburrahman El Zhirazy). Sejak pertama membaca Novel Ayat-Ayat Cinta, saya pun langsung jatuh cinta dengan tulisan Kang Abik. Mulai dari Novel Ayat-Ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, Dalam Mihrab Cinta, Pudarnya Pesona Cleopatra, Bumi Cinta, Ketika Cinta berbuah Surga Hingga Novel Api Tauhid ini, semuanya keren. Selalu ada pesan-pesan moral di dalamnya, nasehat religi, dan penggambaran Luar Biasa dari tokoh dan setting tempat nya.
Kalau Novel Ayat-Ayat Cinta mengambil setting di Cairo, Novel Bumi Cinta mengambil setting di Rusia, Novel Api Tauhid ini mengambil setting di wilayah Turki. Penggambarannya sangat jelas, seolah – olah kita benar-benar bisa menikmati indahnya lekuk-lekuk kota Istanbul tersebut. Di Novel ini, Kang Abik mengajak kita berkenalan dengan sosok Fahmi. Anak Muda bersemangat yang sedang menjalani studinya di Madinah. Semuanya berjalan baik- baik saja hingga kemudian takdir mempertemukan nya dengan Pak Kyai Arselan Yosowilangun. Kepala Pondok Pesantren Manahilul Hidayat tersebut lalu menikahkan Fahmi dengan putrinya, Firdaus Nuzula. Proses lamaran hingga akad nikah semuanya berjalan lancar. Dan Fahmi pun kembali ke Madinah untuk menyelesaikan studinya. Di saat ia merasa sangat bahagia karena telah mempunyai seorang istri yang membuat hatinya selalu berbunga-bunga, tiba-tiba saja ia mendapat kabar dari Mertuanya yang tak lain adalah Pak Kyai Arselan agar menceraikan putrinya. Fahmi yang tak tahu apa-apa, merasa sangat terpukul dengan keputusan mertuanya tersebut. Dalam rangka mengobati hatinya yang terluka dan mencari jalan terbaik dari masalahnya, ia memilih untuk i’tikaf di Mesjid Nabawi dan bernazar untuk mengkhatamkan Al Qur’an sebanyak 40 kali dalam waktu 15 hari. Karena terlalu memaksakan diri, akhirnya Fahmi jatuh sakit dan harus dirawat di Rumah Sakit untuk sementara waktu. Sahabat-sahabat Fahmi merasa sangat kasihan padanya, dan menyarankan agar Fahmi melakukan liburan ke Turki sekaligus mencari tahu jejak sejarah hidup ulama besar Syaikh Badiuzzaman Said Nursi, Ulama yang dikenal sebagai keajaiban zaman. Perjalanan Fahmi dan Sahabatnya kemudian mempertemukannya dengan dua orang gadis bernama Aysel & Emel yang jatuh cinta diam-diam dengan sosok Fahmi yang bersahaja.  
Novel nya menggabungkan nuansa romantisme kehidupan Fahmi dan sepak terjang perjuangan Syekh Said Nursi mulai dari pertemuan Ayah dan Ibunya, kemudian lahirnya, beranjak dewasa hingga akhirnya kembali ke Pangkuan Ilahi. Benar-benar novel sejarah yang mengagumkan, mendebarkan, dan tentu sangat recommended untuk kamu agar semangat menegakkan Kalimat Tauhid juga bisa berkobar di hati kita. 




Sabtu, 12 September 2015

Review Buku How To Master Your Habits - Felix Y. Siauw


Judul Buku        : How to Master Your Habits
Penulis Buku      : Felix Y.Siauw
Genre                : Non Fiksi – Motivasi
Penerbit            : Al Fatih Press
Tahun Terbit      : Maret, 2013
Cetakan             : ke 6, Maret 2014
Tebal                 : 169 Halaman

Alhamdulillah, akhirnya bisa nambah koleksi buku baru lagi. Kali ini buku cantik dengan latar putih ini menjadi penghuni baru kamar ku bersama beberapa deretan buku lain. Ini jadi buku pertama karya Felix Y. Siauw yang ku punya. Smoga bisa segera membeli buku-buku karya Felix Y. Siaw yang lain.

Ok.. Pertama, kita berbicara tentang cover buku yang hanya di nominasi dengan tiga warna, yaitu: Putih, Hijau, dan Hitam. Cover nya bisa dikatakan sederhana namun tetap manis karena di tengah cover nampak sebuah pohon yang tumbuh subur. Sebelum membaca buku ini, saya sempat bertanya–tanya kenapa harus gambar pohon? Dan akhirnya saya menemukan jawaban nya setelah membaca setengah dari buku ini, bahwa kebiasaan atau habits itu mirip seperti pohon. Yang awalnya membutuhkan perjuangan keras untuk bisa tumbuh tetapi setelah tumbuh besar ia akan sulit untuk dikendalikan.

Itu baru covernya, setelah mulai membuka lembar demi lembar, ternyata bagian dalam nya juga unik. Pertama, penempatan nomor halaman yang biasanya berada di bagian atas tengah, atau atas sudut kiri atau bagian bawah tengah atau bawah sudut kiri. Kalau di buku ini nomor halamannya ada di sebelah kiri tulisan pas di tengah. Kedua, buku ini tidak hanya berisi tulisan saja, ada banyak ilustrasi gambar yang menggemaskan di dalamnya. Jadi rasanya saya tak ingin lama-lama membiarkan nya tergelatak begitu saja di sudut kamar. Cara penulisannya yang lugas, mudah dipahami, dan tak terkesan menggurui juga menjadi salah satu daya tarik buku ini. Selain itu ada banyak qoutes-quotes dan kisah-kisah memotivasi di dalamnya.

Ne.... saya bagi beberapa quote nya:
  • Habits adalah pelayan kita, pekerja kita. Seandainya kita telah cukup mengajarinya maka mereka akan melakukan hal itu secara otomatis (hal.36)
  • Tidak memiliki tujuan yang pasti dalam hidup sama seperti lari dalam lingkaran yang tak ada habis nya (hal.56)
  • Undanglah hiu-hiu kecil dalam kehidupan kita, agar hidup kita jadi lebih dinamis (hal.60)
  • Membaca buku adalah sejenis bentuk ketagihan seperti spiral melebar terus membesar satu buku akan mengajak pada dua buku lalu dua buku pada tiga buku dan seterusnya (hal 115)
Jadi intinya buku ini mengatakan bahwa keahlian apa pun itu, kebiasan apa pun itu kalau kita bertekad untuk menguasai nya maka kita pasti bisa. Dengan pengulangan dan latihan terus – menerus, maka habits itu akan melekat dengan sendirinya.




Rabu, 09 September 2015

Sekedar Menyapa

Assalamualaikum diriku...

Hari ini aku mendapati diri mu bangun pagi dengan muka kusut dan wajah ngantuk.
Aku tau kamu tidak bersemangat hari ini, sama seperti hari - hari sebelumnya. 
Tetapi setidaknya hari ini kamu sudah mulai mencoba bangun lebih pagi
Melawan rasa ngantuk dan malas yang menyerang di awal hari

Jempol buat mu karena memberanikan diri keluar dari selimut hangat 
dan menikmati udara sejuk serta sentuhan hangat mentari pagi
Bagaimana rasanya???? 
Begitu damai kan? sama seperti yang selalu kucerita kan padamu

Aku juga salut padamu karena kau berhasil menahan godaan 
Untuk tidur lagi sehabis menikmati udara pagi,
Padahal masih ada cukup waktu seandainya kau memilih untuk tidur lagi

Hah..Pasti berat menahan rasa ngantuk itu
Tapi lagi-lagi kau berhasil mengalahkannya dengan melakukan olahraga ringan dan 
berpura-pura kau sedang bersemangat untuk melewati hari ini

Kemarin kau masih mengira bahwa pagi hari 
adalah saat paling membosankan dan menjenuhkan
karena ada seabrek tugas yang menunggu unt dikerjakan

Tetapi hari ini kamu telah memutuskan untuk menikmati pagi indah ini
Pagi yang dipenuhi dengan kedamaian, kicauan burung, hawa sejuk yang menusuk
dan nyanyian dari embun pagi yang menetes dari dedaunan
Semoga pagi yang indah ini cukup untuk membuat senyum dan semangat mu bertahan hari ini











Kamis, 27 Agustus 2015

Masih tentang dia

Ah...Entah kenapa hari ini tiba-tiba hatiku berbunga-bunga. Padahal belum masuk Musim Semi...(Yah, emang di Indonesia ada musim semi??? mau - mau gue dong, emang yang nulis siapa..week)

Ok back to the topic. Jadi hari ini bangun pagi-pagi langsung nyalain laptop, niatnya seh mau nulis sebaris dua baris. Tetapi tiba-tiba aku tergoda membuka file berisi film-film, hahahaha dan aku langsung tergoda untuk menonton serial kartun One Piece. Niatnya cuma mau nonton satu episode tetapi kemudian aku menjadi ketagihan dan terus menyambung nya hingga selesai 5 episode. Yah... dan aku baru tersadar untuk harus segera bangkit dan bersiap-siap ke kantor saat alarm hape ku meraung-raung menunjukkan pukul 08.45. 

Hufffttt.... tiba-tiba virus malas menyerang. Aku masih ingin berlama-lama di kamar, bermalas-malasan atau menonton seharian. Tetapi akhirnya aku bangkit juga setelah ingat bahwa tugas di kantor lagi menumpuk. Waktu 15 menit harus bisa kupakai untuk menyetrika pakaian, mandi, berpakaian, sarapan, lalu berangkat menuju kantor. Hah..tergesa-gesa seperti ini bukan sesuatu yang baik, karena semuanya jadi berantakan. Karena panik, aku grasak grusuk, nabrak sana-sani. Dan akhirnya jempol kaki nabrak pintu kayu kamar mandi. Karena jempol mulai nyut-nyut an, aku jadi tidak fokus dan akhirnya kepleset karena bungkus sampo yang tergelatak unyu di lantai kamar mandi. (Ah.... ingin teriak keras-keras siapa yang naruh bungkus sampo disitu.. tetapi itu salahku sendiri seh knapa buru-buru). Ini semua gara-gara faktor virus malas tadi yang menyerang di pagi hari. 

Aku mulai berpikir, seandainya aku punya sesuatu yang bisa membuatku bersemangat ke kantor. Aku pasti tak akan terserang virus malas seperti ini lagi... Sesampai di kantor langsung buka file pekerjaan. Dan mulai senam jari menyelesaikan beberapa jurnal. Tetapi baru beberapa jurnal aku langsung teralihkan untuk membuka social media sejenak. Dan ada postingan dari dia.. Witss..ternyata dia memposting tulisan barunya di blog pribadinya. Dan tanpa menunggu lama, blog pribadi nya mulai ku buka. Ada banyak tulisan baru disana. Aku mulai senyum - senyum sendiri membaca nya. Ah tiba-tiba bunga - bunga sudah mulai bermekaran di sisi kanan kiriku meja ku. (lebay.com)

Disaat aku selalu memulai aktifitasku dengan perasaan malas..dia ternyata memulai aktifitasnya dengan semangat. Mengumpulkan pundi-pundi amal dari setiap aktifitas yang dia lakukan. Hum..aku selalu salut sama dia. Bahkan dari keberadaan nya yang tak kutau di mana rimbanya... dia masih bisa menularkan semangatnya padaku.... Terima kasih krn sudah menularkan semangat mu padaku... ^_^

Huruf dan Angka

Menulis itu hanya tentang menorehkan kata-kata di kertas. Atau menghentakkan jari-jari di atas tuts-tuts komputer yang berserakan. Tidak sulit. Hanya merangkai abjad yang terdiri dari 27 huruf menjadi deretan kata-kata ajaib yang menggugah, penuh makna dan menggambarkan sebuah peristiwa.

Haah... aku benci dengan deretan angka. Padahal saat ini aku berprofesi sebagai admin accounting dan sempat kuliah di Jurusan Akuntansi sebuah Universitas swasta. Sangat ironis memang. Bahkan aku sempat merasa menyesal karena sepertinya aku telah memilih jalan yang salah. Tetapi tetap ini adalah keputusan yang telah kubuat sendiri. Dan sekarang aku sedang menjalani baik buruknya. Aku merasa tidak berjodoh dengan angka karena seringkali melakukan kesalahan jika berhubungan dengannya. Aku sering salah menganalisis. Bahkan ketika aku telah melakukan nya dengan sangat cermat dan teliti, tetapi di akhirnya nanti aku tetap saja mendapatkan kesalahan dari hasil pekerjaan ku. Tetapi menurut buku No.Excuse yang selesai ku baca kemarin mengatakan bahwa kesuksesan itu tidak tergantung dari seberapa berminat kita pada sesuatu bidang, tetapi kesuksesan kita tergantung dari seberapa jauh kita untuk mau terus belajar dan terus memperbaiki kesalahan. Jadi, aku tak boleh pesimis tidak bisa menjadi seorang accounting yang hebat hanya karena saat ini belum suka dengan angka. Mungkin aku hanya perlu untuk mengenal nya lebih jauh. Hahahahaha


Aku membenci deretan angka, tetapi aku mencintai deretan huruf, kata, kalimat, garis dan warna. Aku menyukai mereka. Karena aku merasa bebas berekspresi dengan mereka. Bersama mereka aku tak pernah merasa terbebani atau merasa bersalah karena melakukan kesalahan. Dengan huruf aku bebas menuliskan perasaan ku, menuliskan mimpi-mimpiku, dan menggambar sosoknya (Ah...Dia..sosok yang selalu menginspirasi bahkan ketika ia jauh, tak pernah lagi bersua, dan mungkin sudah tak mengingatku lagi)

Saat yang paling membuatku merasa sangat bahagia adalah jika telah berhasil merangkai deretan huruf itu menjadi sebuah rentetan cerita yang bisa kubaca kembali. Tetapi sayang nya, rentetan cerita itu hanya sampai di pertengahan saja dan tak pernah utuh menjadi sebuah cerita. Yah...aku termasuk seseorang yang hanya suka memulai tetapi tak pernah menyelesaikan. Huffttt...satu kebiasan lagi yang harus segera ku ubah.... Smoga kalian tidak memiliki kebiasaan sama seperti ku. Karena "Hadiah terindah saat melakukan sesuatu adalah dengan selesai mengerjakannya" (umm..saya lupa ini quote dari siapa????hihihi) 

Rabu, 26 Agustus 2015

Review Buku No Excuse - Isa Alamsyah


Judul Buku          : No Excuse!
Penulis Buku       : Isa Alamsyah
Penerbit               : Asma Nadia Publishing House
Tahun Terbit       : 2010
Cetakan               : Ke Delapan di Bln Juni 2014
Tebal                   : 305 halaman

“Orang Gagal Mencari-cari Alasan Untuk Berhenti.  Sedangkan Orang Sukses Berhenti Mencari–cari Alasan”

Beribu-ribu alasan kita ungkapkan untuk memaklumi segala kegagalan yang menimpa kita. Beribu-ribu sugesti kita ucapkan pada diri sendiri untuk menerima nasib kita saat ini. Menyalahkan keadaan, Menyalahkan lingkungan, Menyalahkan orang lain, Menyalahkan fasilitas yang tidak memadai, Menyalahkan gaji yang sedikit, Merasa terlahir bodoh dan tak berbakat, Menolak peluang karena merasa tak berpengalaman, tidak berminat pada bidang tersebut, hingga merasa hidup ini berlaku tak adil. Tetapi karena tak bisa berbuat apa-apa lagi akhirnya pasrah pada keadaan saat ini. Jika kamu merasa seperti itu berarti kamu harus mengobati penyakit tersebut dengan membaca buku No Excuse ini.

Buku karya Isa Alamsyah ini adalah sebuah buku motivasi yang berisi kumpulan biografi orang – orang sukses di dunia, mulai dari ilmuwan, peraih nobel, aktris dan aktor, atlet, binaraga, penyanyi, penulis, penyiar, pembawa acara hingga pengusaha-pengusaha sukses. Ditulis dengan sangat lugas, singkat, mudah dicerna, dan tentu sangat menginspirasi. Di dalamnya ada beragam kisah yang membuat kita tersadar bahwa tidak ada kesuksesan yang diraih hanya dalam semalam. Kesuksesan haruslah dibayar dengan kerja keras, air mata, dan tetesan keringat. Orang-orang sukses yang diceritakan dalam buku ini telah membuktikan bahwa tidak ada alasan untuk berhenti dan merasa gagal, selama kita percaya dan memiliki tekad yang kuat, halangan apapun itu pasti bisa ditaklukkan. 
Bukunya benar-benar keren... sangat memotivasi sekali. Sangat saya rekomendasikan buat kamu yang selalu memiliki alasan untuk berhenti dan menyerah mengejar mimpi... Katanya Om Isa Alamsyah "Orang Sukses itu berhenti mencari - cari alasan sedangkan orang gagal mencari-cari alasan untuk berhenti"