Senin, 14 Desember 2015

Review Buku Flying Traveller - Junanto Herdiawan



Judul Buku        : Flying Traveler – Berburu Momen Anti Mainstream
Penulis Buku       : Junanto Herdiawan
Penerbit           : B First (PT. BENTANG PUSTAKA)
Tahun terbit       : Maret 2014
Tebal Halaman    : 148 Halaman

Tahun 2015 akan segera berakhir berganti dengan tahun 2016. Bagaimana dengan rencana travelling tahun ini??? kalau saya sendiri tahun ini belum tercapai, karena tidak memiliki waktu yang luang, tidak punya anggaran yang cukup, plus belum punya kamera yang bagus. Hahahahaha... Dan sepertinya mimpi untuk travelling ku ditunda sampai tahun 2016. Ah... pokoknya tahun 2016 nanti aku harus berani mengangkat ransel dan mengunjungi tempat baru. Yaps...semangat.
Dan untuk mengatasi kekecewaan ku karena belum bisa travelling, akhirnya aku hanya membeli buku bertema travelling. Judul nya Flying Traveller – Berburu moment anti mainstream. Dan karena membaca judul tersebut, kupikir buku ini akan membahas tips-tips untuk menuju destinasi wisata dengan menggunakan pesawat terbang, sehingga buku ini diberi judul Flying Traveller. Ternyata Tet tot... Saya salah.

Buku ini ternyata membahas tentang Levitasi. Pernah dengar tentang Levitasi??? Kalau saya ini adalah pertama kalinya membaca sesuatu yang berkaitan dengan levitasi. Jadi Levitasi adalah sebuah seni berpose di depan kamera dengan tubuh seakan-akan melayang di udara. Trik berfoto dengan pose melayang seperti itu tidak menggunakan trik atau aplikasi apapun, tetapi tubuh benar-benar harus diangkat ke udara untuk menampakkan kesan melayang secara riil. Teknik berfoto seperti itu pertama kali diperkenalkan oleh gadis Jepang yang dijuluki “Floating Girl From Tokyo” bernama asli Natsumi Hayasi.

Dari pertemuan penulis, Mas Junanto Herdiawan dengan Mbak Natsumi Hayasi akhirnya Mas Junanto Herdiawan mulai melakukan levitasi dari tiap perjalanan nya mengunjungi beberapa tempat menarik. Menurut Mas Junanto Herdiawan, Levitasi bermakna filosofis yaitu sebuah ajakan kepada orang lain agar keluar dari belenggu rutinitas keseharian yang menjerat. Hal itu disimbolkan oleh momen saat kita bisa berada pada posisi “freeze” atau “antigravitasi”.

Dari buku Flying Traveller ini, penulis mengajak kita jalan-jalan sambil berlevitasi ria mengunjungi tempat-tempat menarik di Jepang, Cina, Korea Selatan, Mongolia dan Negeri kita tercinta, Indonesia. Buku ini keren banget karena foto-foto penulis di depan objek wisata benar-benar terkesan melayang plus berwarna. Hehehehe... Dan di akhir buku penulis memberikan tips-tips berlevitasi agar kita juga bisa berfoto dengan kesan terbang di udara.
So.. say god bye buat pose mainstream berfoto dengan kaki menjejak tanah plus tangan membentuk huruf V dan mari beranikan diri berlevitasi dengan mengambang di udara. And smile..






0 komentar:

Posting Komentar