Monday, October 9, 2017

Cerita tentang hobby menulisku

Aku sangat suka menulis sejak SD dulu. Waktu itu aku menulis dimana saja. Di buku catatan, di meja kelas, bahkan di pintu kamar. Karena hal itu, aku kena marah ibu dan wali kelas. Hahahaha...

Tetapi aku tetap melanjutkan kegiatan menulisku. Aku menulis tentang apa saja. Tentang pelajaran membosankan, tentang guru yang galak dan tentang teman-teman yang tidak kusukai (Ini kutulis dalam hati saja). Dulu benda favoritku dan sangat ingin kumiliki adalah buku diary dengan kertas warna warni dan gembok lucu. Aku sangat menginginkan buku seperti itu. Tetapi harganya lumayan mahal untuk anak SD macam diriku. Aku suka iri dengan teman-teman yang mendapat kado ulang tahun buku diary seperti itu. Dan berharap suatu hari nanti bakal ada yang ngasih kado ulang tahun seperti itu juga. Dan... aku akhirnya dapat kado buku diary lucu seperti itu dari teman SMP. Namanya Fitti, dia menghadiahkan buku diary mini sampul biru yang cantik sebagai hadiah perpisahan SMP. Waktu itu kami berencana untuk melanjutkan sekolah di SMA yang berbeda. Jadi kami bertukar kenang-kenangan sebelum berpisah. Aku lupa menghadiahkan apa untuknya waktu itu. 

Fitti adalah sahabat sekaligus teman sebangku yang baik hati. Seingatku aku sebangku dengannya dari kelas 1 hingga kelas 3 SMP. Kami menjalani kehidupan sebagai pasangan duduk selama tiga tahun dengan harmonis *hahahaha kalimat yang lebay. Aku tak ingat pernah bertengkar dengannya. Tetapi waktu ia menghadiahkan buku diary itu, di dalamnya ia selipkan sepucuk surat. Aku sudah lupa disana ia bercerita tentang apa saja. Yang kuingat dia menulis kalimat bahwa ia belum mengenalku dengan cukup baik. Karena aku seringkali menutup diri. 

Yaps,,, dan itu benar adanya. Aku memang tipe yang tertutup dan tak suka membicarakan tentang diriku sendiri. Aku malah lebih suka mendengar tentang cerita orang lain. Aku suka jika orang lain berbagi ceritanya padaku. Lalu otakku menebak tentang apa yang ia rasakan dan pikirkan. Tetapi terkadang akupun merasa butuh untuk didengarkan.

Dan setelah kupikir-pikir lagi ternyata aku sebenarnya bukan tipe yang tertutup hanya saja tekadang aku tak tahu bagaimana cara menceritakan tentang diriku sendiri atau perasaanku. Kata lainnya, aku sendiri belum mengenal diriku secara utuh. Aku masih bingung sebenarnya aku orang baik atau jahat? Apakah aku pendiam atau banyak bicara? Apakah aku tipe pemberani atau penakut? Yaps, sampai saat ini aku masih terus mencari tentang diriku yang sebenarnya seperti apa. 

Dan dengan menulis seperti ini, aku berusaha menemukan diriku yang seutuhnya. Menulis seperti ini membantuku menyelami tentang perasaan dan pikiranku sendiri. Aku jadi sadar bahwa salah satu alasanku menulis adalah agar aku bisa berkomunikasi dengan diriku sendiri. Berhasil menumpahkan perasaan dan pikiranku dalam bentuk tulisan selalu membuatku bahagia. Sekarang aku jadi tahu bahwa aku menulis bukan karena hobby tetapi karena aku memang membutuhkannya. Aku menulis untuk membuat jiwaku lebih sehat dan agar aku semakin mengenal tentang diriku yang sesungguhya. Aku merasa butuh untuk mengenal diriku sendiri, agar aku bisa mencintainya. Dan aku butuh untuk belajar mencintai diriku sendiri agar aku bisa membagi cintaku ke orang lain. Atau agar aku berani untuk menerima cinta dari orang lain. Dan aku memulai itu dari menulis ^_^


Source: pinterest.com






Sunday, October 8, 2017

Bassang Si Putih Manis dari Makassar

Hari Minggu..waktunya untuk menyetorkan tulisan di website 1 minggu 1 cerita. Dan untuk awal bulan Oktober ini temanya adalah Kuliner Khas. Untuk wilayah makassar sendiri, kuliner khasnya lumayan banyak mulai dari makanan berat berkuah seperti coto makassar dan Pallu Basa yang mengenyangkan perut. Ada juga makanan ringan seperti pisang ijo dan bubur bassang. Tetapi kali ini mau posting tulisan tentang Bassang, si bubur putih manis dari kota makassar. 


Source: cookpad.com
Jadi bassang ini adalah salah satu makanan tradisional khas sulawesi selatan. Bentuknya berupa bubur putih yang masih saudara sepupu dengan bubur kacang hijau. Bahkan biasanya yang jualan bubur bassang, akan jualan bubur kacang hijau juga. Bedanya kalau bubur kacang hijau dibuat dari kacang hijau, nah kalau bubur bassang ini dibuat dari jagung putih yang biasa disebut jagung pulu atau jagung ketan. Jagung jenis ini banyak ditanam di daerah sulawesi selatan. Saya juga kurang begitu tahu, apakah jagung ini juga ditanam di daerah Jawa dan sekitarnya. Jadi bubur ini haruslah dibuat dari jagung putih ini. JIka dibuat dengan jagung jenis lain, maka rasanya tidak akan sama dengan bubur basssang pada umumnya. 
source:bibitbunga.id
Aku pertama kali mencicipi bubur bassang ini saat masih kecil dulu. Ibuku yang asli jawa tidak tahu tentang bubur bassang ini. Jadi ibuku tak pernah sekalipun membuatnya untuk kami. Lain halnya dengan bubur kacang hijau, ibuku sering membuatnya kala hari libur tiba. Biasa kami nikmati di sore hari atau setelah makan siang. Nah, kita baru tahu tentang bubur bassang ini, setelah diberi oleh tetangga yang baru pindah di sebelah rumah kami. Tetangga kami itu orang asli makassar dan punya kebun jagung di Kabupaten Maros (tetangga sebelah kota makasssar). Sehabis panen jagung putih/jagung pulut di Maros, tetanggaku yang telah hijrah ke Kab. Sidrap akan dapat kiriman. Dan tetanggaku akan membuat bubur bassang ini dan dibagikan pada tetangga-tetangga. Yuhuuu contoh tetangga teladan ^_^

Pertama mencoba aku langsung suka, Rasa manisnya yang gak bikin eneg karena hanya ditaburi dengan gula pasir, kuahnya kental karena santan, dan jagungnya lembut dan gurih. Pokoke... yummi banget ^_^

Jadi saat sudah di kota Makassar dan menikmati kembali bubur bassang ini, aku jadi langsung teringat dengan tetangga sebelah rumahku itu. 

Jika tinggal di wilayah makassar khususnya sekitar tempat tinggalku di wilayah hertasning baru, menemukan bubur bassang ini lumayan mudah. Tiap harinya di kompleks perumahanku, ada "daeng" memakai sepeda dengan gerobak dibelakangnya yang keliling menjajakan bubur bassang dan bubur kacang hijau. Jika ia lewat, ia akan teriak "oi bassang...." hehehehe... teriakannya bersaing dengan teriakan penjual ikan dan sayur keliling. 

Jika daengnya gak muncul, dan sedang ingin sekali makan bubur bassang, aku tinggal jalan-jalan pagi menuju lapangan Emmy Saelan, tidak terlalu jauh dari lapangan ada beberapa penjual bubur bassang di pinggir jalan. Atau jika sedang malas untuk keluar rumah, pesan bubur Bassang dengan Aplikasi Go Food juga bisa. Tinggal buka Aplikasi Go-Jek terus pilih Go Food abis itu searching Bubur Bassang. Nah, nanti akan muncul beragam tempat untuk bisa beli Bubur Bassang dengan varian harga. Untuk Bubur Bassang rasa original hanya ditaburi dengan gula pasir saja. Tetapi sekarang, yang jualan bassang menambahkan taburan milo, parutan keju, hingga meises. Jadi rasanya sudah sangat bervariasi.. Tertarik mencoba? Silahkan berkunjung ke Kota Makassar..



Thursday, October 5, 2017

Cuap Cuap di saat hujan turun

Bulan Oktober,,, berarti sudah memasuki musim hujan, selain harus menyiapkan payung supaya gak basah, harus punya stok coffe dan mie instan yang banyak juga hohoho untuk menghalau rasa dingin dan menemani saat-saat menulis. 

Biasanya hujan selalu punya cerita. Aroma hujan yang menenangkan dan suara titik titik butirannya yang jatuh menimpa atap, biasanya akan sukses membuat hati baper dan akhirnya segala kenangan lama bermunculan. Kalo sudah begitu, biasanya kenangan akan mantan hadir satu persatu. Mulai dari mantan terindah hingga mantan yang paling bikin susah move on. Dan untungnya aku gak punya mantan yang bisa dikenang. wkwkk

Kenangan-kenangan lama itu akan muncul satu persatu kala menatap jendela yang mulai berembun. Dan saat itu biasannya otak akan sangat aktif untuk bekerja. Jadi baiknya sediakan kertas dan pena. Sapa tau menemukan ilham untuk menulis. 

Aku sendiri sangat menyukai sinar matahari yang hangat dan langit biru yang cerah. Tetapi bukan berarti aku benci dengan hujan. Aku juga suka dengan hujan, walaupun kehadirannya kadang membuat tumpukan jemuran menggunung, harus mencuci sepatu dan kaos kaki tiap hari, harus rela melewati genangan air dimana-mana, dan tentunya harus siap berbasah-basahan apabila hendak melewatinya. 

Walaupun begitu aku tetap suka pada hujan. Aku suka dengan aroma wangi tanah yang baru disapu oleh hujan, aku suka hawa sejuk menusuk yang hadir bersama titik titiknya dan aku paling suka saat menikmati tetes-tetes lembut air hujan yang menyentuh wajahku. Merasakan bulir-bulir airnya membasahi lalu aku akan membayangkan berapa mil jarak yang harus ditempuh oleh sang hujan untuk bisa sampai menyentuh bumi. Berapa waktu yang ia gunakan untuk menunggu, berapa kali ia harus berubah bentuk agar bisa kembali menjadi butir-butir air yang kemudian menjadi Rahmat bagi semesta Alam. Yang diturunkan dari Langit dan membasahi tanah kering kerontang, lalu karenanya tumbuhlah segala macam tumbuhan dan buah-buahan.


وَهُوَ الَّذِي أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ نَبَاتَ كُلِّ شَيْءٍ فَأَخْرَجْنَا مِنْهُ خَضِرًا نُخْرِجُ مِنْهُ حَبًّا مُتَرَاكِبًا وَمِنَ النَّخْلِ مِنْ طَلْعِهَا قِنْوَانٌ دَانِيَةٌ وَجَنَّاتٍ مِنْ أَعْنَابٍ وَالزَّيْتُونَ وَالرُّمَّانَ مُشْتَبِهًا وَغَيْرَ مُتَشَابِهٍ ۗ انْظُرُوا إِلَىٰ ثَمَرِهِ إِذَا أَثْمَرَ وَيَنْعِهِ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكُمْ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ


Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.(QS AL An'am : 99)


Aku suka hujan... dengan segala keindahan dan kelemahannya. 
Saat butir-butir airnya menyentuh wajahku, aku merasakan betapa besarnya Kuasa Tuhanku, Sang Pencipta dan Pemilik Alam Semesta... 

Source:www.pinterest.com

Friday, September 29, 2017

Kriteria pasangan terlalu tinggi?

Assalamualaikum... wahai hati yang masih merindu 
Yang mulai lelah karena penantian serasa tak berujung T_T
Yang benih benih iri mulai tumbuh dihati, 
melihat sahabat yang menimang bayi lucu tempo hari
Yang menerka-nerka dalam hati tentang siapa kelak yang akan mendampingi

Satu kata dariku "Sabar ya"
Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.
(nasehat untuk diri sendiri ^_^)


Nemu gambar diatas dari IGnya Kartun Muslimah, hohoho lucu aja gambarnya. Menginspirasi banget tentang kriteria pendamping idaman. "Gak apa-apa horang kaya Ya Allah, yang penting dia setia, jujur dan bertakwa". Lebih bagus lagi kalo dia juga setampan Song Joong Ki Ya Allah *tiba-tiba digeplak sama Song Hye Kyo wkwkwk

Menentukan kriteria idaman boleh boleh saja, tetapi jangan sampai kriteria pasangan terlalu tinggi. Karena kriterianya ketinggian jadi menghalangi diri untuk menemukan tambatan hati. Maunya yang ganteng, mapan, sholeh dan cerdas. Wits,,orang kayak gini ada seh, tetapi rata-rata sudah jadi suami orang, kalo pun ada yang masih single, bisa jadi dia TIDAK tertarik dengan dirimu *eh maafkan diriku yang terlalu jujur, hehehe

Rasulullah SAW kan sudah bersabda dalam haditsnya:
"Perempuan dinikahi karena empat faktor. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan karena agamanya. Maka menangkanlah wanita yang mempunyai agama, maka engkau akan beruntung" (HR Bukhari)

Dan penetapan kriteria ini juga berlaku bagi para muslimah yang hendak mencari suami. Pilihlah karena harta, keturunanan, ketampanan, dan agamanya. Tetapi lebih penting pilihlah dia yang baik agamanya.

1. Dahulukanlah Dia yang baik agamanya. 

Karena Lelaki baik bisa menghapus air mata istrinya, tetapi lelaki beriman akan berusaha agar istrinya tidak meneteskan air mata. Uhuk so sweet banget dah..Suami yang baik agamanya memiliki banyak keutamaanya diantaranya adalah tahu bagaimana menjaga hubungan rumah tangga dengan baik dan Bijak dan tentunya ia mencintai sang Istri atas dasar kecintaannya Pada Ilahi Rabbi.

Selain itu, pria yang beriman akan selalu berusaha memuliakan istrinya, karena ia tahu bahwa sebaik-baik lelaki adalah orang yang paling baik pada istrinya. Dan Rasulullah sendiri adalah teladan yang paling baik bagi keluarganya. Diceritakan bahwa Suatu hari Rasulullah bertanya kepada Aisyah RA

"Belum ada sarapan ya Humairah?"

Lalu Aisyah RA menjawab "Belum ada apa-apa wahai Rasulullah"

Lalu Rasulullah berkata lagi "Kalo begitu aku puasa saja hari ini"

Masya Allah kan? 

Kalo suami yang ada diluar sana ada "beberapa" yang saat tidak disiapkan makanan lalu marah-marah gak jelas, mengeluarkan kata-kata kotor pada Sang Istri, lalu membuat gaduh dengan melempar piring dan gelas. Na Udzubillah min dzalik. Semoga gak ketemu suami macam itu, walaupun akhirnya tetap ketemu semoga diberikan kesabaran dan keikhlasan menerimanya. Pernikahan bukan tentang enak-enak saja, tetapi pernikahan itu tempatnya diri kita diuji.


2. Dia yang baik Akhlaknya

Selain baik agamanya, carilah seorang pria yang baik akhlaknya. Sehingga apabila ia marah, ia tidak akan mendzalimimu. Kalau pun ia sedang marah, ia akan berusaha agar tidak menghinakanmu. Lalu bagaimana seandainya ada pria yang berakhlak baik datang hendak meminang sedangkan agamanya belum cukup kuat. 

Jawabannya terima, yang penting ia punya niat untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Karena yang berakhlak baik akan mudah untuk dibentuk dan diberikan pemahaman agama. Terlebih lagi, keluarganya bisa lebih harmonis karena suami dan istri sama-sama belajar untuk lebih mendekatkan diri pada Allah SWT.

"Pagi-pagi udah sholat subuh, lanjut tadarrus bareng terus perkuat hafalan Al Qur'an. Sang istri mendengarkan dengan seksama murojaah Al Qur'an (pengulangan hafalan) sang suami. Abis itu gantian sang istri yang murojaah dan Sang Suami mengoreksi. " Masya Allah indahnya pacaran setelah nikah ^_^



3. Kamu dan Dia Sekufu

Setelah melihat pemahaman agamanya dan akhlaknya, selanjutnya yang penting adalah kita dan dia Sekufu. Kufu atau Kafa'ah artinya adalah kesepadanan calon suami dan sang istri dalam menikah dan membina rumah tangga. Sekufu ini bisa dalam hal harta, kerupawanan, keturunan dan yang paling penting agama. Kesetaraan dalam agama dan kedudukan sosial bisa menjadi faktor kelanggengan sebuah rumah tangga. 

Mirip seperti di sinetron-sinetron Indonesia, saat sang pria kaya raya memilih untuk menikahi gadis sederhana yang miskin. Sang Istri merasa sangat tersiksa dan makan hati karena kerap kali mendapatkan pelecehan dari keluarga pria yang kaya raya (heheheh ini sinetron jaman kapan yak?)


4. Dia yang memiliki 3M (Memaklumi, Memaafkan dan Memotivasi)

Selanjutnya pilihlah dia yang memiliki sikap 3M: Mampu untuk memaklumi, Mampu untuk memaafkan dan mampu untuk terus memotivasi. Uwah,,, kalo punya tiga "M" ini, maka seorang perempuan manapun bisa menjadi istri yang baik. Karena apa? karena sang suami terus menerus berusaha membimbing Sang Istri menuju Jannah Nya.


5. Dia yang mau berjuang

Kriteria selanjutnya adalah pilihlah dia yang mampu berjuang untuk dunia dan akheratmu. Bukan hanya mampu menjadi imam yang baik untukmu, tetapi dia juga berjuang agar istrinya tercukupi dengan kebutuhan sandang, pangan dan papan. Suami yang baik tahu betul bahwa kewajiban dirinya adalah mencari nafkah untuk istri dan keluarganya.

 

6. Hatimu memilihnya

Dan kriteria terakhir pilihlah dia yang kamu, memiliki kecenderungan hati padanya. Salah satu resep kehidupan yang harmonis adalah karena di antara kedua pasangan halal tersebut ada cinta yang bersemi. Jadi jika ada seseorang yang hendak meminangmu, shalat istikharah bisa jadi solusi apakah hendak kau terima atau tidak. Jika ia baik untukmu, maka Allah akan menanamkan cinta dan ketertarikan dalam hatimu. Insya Allah.


By the way any way bus way,, kriteria diatas terlalu tinggi gak seh??? Iyah, kriteria ini akan menjadi sangat tinggi saat dirimu hanya berdiam diri saja tak melakukan apa-apa. Jika kau menginginkan dia yang terbaik, maka pantaskanlah dirimu untuk menjadi wanita yang terbaik. Karena dia yang terbaik tentunya juga memiliki kriteria yang tinggi untuk dijadikan pasangan hidupnya.. Iyah kan?



Note:
Tulisan ini saya buat setelah membaca berbagai buku dan mendengar beberapa ceramah dari internet. Dan sebenarnya juga tulisan ini saya buat untuk diri saya sendiri seh. Yang mulai sering mengigau dapat pasangan mirip di drama korea heheheh. Jadi ini Supaya bisa jadi pengingat buat diriku yang masih single agar tidak salah dalam menentukan pasangan hidup. 

Kalo pun ada yang merasa mengambil manfaat dari Tulisan ini Syukur Alhamdulillah. Semoga bisa jadi ladang pahala. Jika ada yang benar datang nya dari Allah jika ada yang salah itu datangnya dari diri saya pribadi. Mohon koreksinya jika saya salah 

Wassalam

Thursday, September 28, 2017

Pengingat Diri Untuk Hari Ini

Imam Ibnu Qayyim Al Jauziyah berkata:

"Di dalam hati terdapat kekusutan yang tidak bisa diurai, kecuali dengan menghadap kepada Allah Swt"

 

"Di dalam hati terdapat ketakutan yang tidak bisa dihilangkan, kecuali dengan Cinta kepada Allah Swt"


"Di dalam hati terdapat kegelisahan yang tidak bisa ditenangkan kecuali dengan bergabung dan berlari kepada Allah Swt"


"Di dalam hati terdapat Api penyesalan yang tidak dapat dipadamkan, kecuali dengan Ridha pada Perintah, Larangan, Qada Allah serta bersabar hingga kelak berjumpa dengan Nya"

Jadi intinya kembalikan semuanya pada Allah
Jika merasa gagal, sedih, sendiri, tak berarti,, ingat kembali.. bahwa sebagai Muslim kita masih punya Allah tempat meminta

Tuesday, September 26, 2017

Quotes of the Day

Umar RA berkata:

"Ketika aku mendapat musibah, demi Allah aku merasa mendapatkan empat kenikmatan. Pertama, musibah itu tidak menimpa agamaku. Kedua, musibah itu tidak lebih besar dari itu. Ketiga, aku tidak diharamkan dari mendapatkan pahalanya. Keempat, aku tidak diharamkan dari menerima musibah tersebut dengan lapang dada"

Wednesday, September 20, 2017

Review Drama Korea Manhole:

Sekarang lagi gemes-gemesnya nonton Drama Korea dengan judul Man Hole "Phil From Wonderland" Yaps drama korea yang dibintangi oleh Kim Jae Joong ini baru tayang di Stasiun TV KBS2 Korea sebanyak 12 Episode. Aku sendiri baru nonton sampe episode 9. Dan aku putuskan buat reviewnya disini.

Judul Drama Korea:  Manhole (Wonderland's Phil)
Penulis                  : Lee Jae Gon   
Jadwal Tayang       : 09 Agustus-28 September 2017
Jumlah Episode      : 16 Episode
Hari Tayang           : Rabu dan Kamis di Korea Selatan
Genre                    : Fantasi Romance
Pemain Utama        : Kim Jae Joong, UEE, Jung Hye Seong dan Baro


Drama korea ini tentang kisah cinta dan persahabatan antara 7 anak muda. Kisah cinta dan persahabatan sudah banyak seh sebenarnya. Tetapi kisah diantara mereka lumayan unik. Karena diantara tujuh orang ini terjalin kisah cinta segitiga dan segi empat. Hohoho. Pokoknya ribet dah. Nah kisah cinta dan persahabatan mereka diceritakan dengan acak karena memakai alur maju mundur. Jadi kisah mereka diceritakan bolak balik masa lalu dan masa depan dengan tokoh utama melintasi waktu. Saya selalu suka tentang kisah perjalanan waktu seperti itu. Mirip sama cerita Doraemon, Inuyasha, atau splash splash love. Tetapi yang unik di drama ini, karena perjalanan waktunya menggunakan manhole. Jadi ceritanya si tokoh utama Bong Phil yang diperankan oleh Kim Jae Joong terhisap ke dalam Manhole (Saluran Got). Lewat manhole itu Bong Phil melakukan perjalanan waktu bolak balik ke masa lalu dan masa depan.

Manhole Phil
Awal cerita, Sang Tokoh Utama Bong Phil (diperankan oleh Kim Jae Joong), Pria usia 28 tahun berstatus pengangguran yang merasa stress dan sangat depresi karena tak bisa menerima kenyataan. Sang Pujaan hatinya akan menikah seminggu lagi. Dalam rasa sedih dan penyesalan ia memohon agar bisa memutar kembali waktu. Agar ia bisa memperbaiki hubungannya dengan Kang So Jin.

Bong Phil yang merasa strees karena pernikahan So Jin

Kang Soo Jin adalah gadis pujaan hati Bong Phil. Diperankan oleh si cantik UEE. Mereka berdua tumbuh di lingkungan yang sama. Bahkan rumah Bong Phil dan So Jin bersebelahan dan hanya dipisahkan oleh tembok saja. Mereka lahir di rumah sakit yang sama dengan selisih tiga hari. Belajar di sekolah yang sama sejak SD hingga SMA membuat mereka berdua dekat. Bong Phil bahkan memendam rasa suka pada So Jin selama 20 tahun lamanya. Hari-harinya ia lewati untuk terus memberikan kebahagiaan buat So Jin. Bong Phil bahkan mencuri kamera digital milik ayahnya lalu memberikannya pada So Jin yang hobby memotret. Tetapi ternyata segala pengorbanan yang ia lakukan bertahun-tahun lamanya jadi sia-sia. So Jin memilih untuk menerima lamaran pria lain. 

So Jin cantik di hari pernikahannya
Bong Phil lalu diberikan kesempatan untuk kembali ke masa lalu, agar bisa merubah Takdir So Jin yang menikah dengan pria lain. Tetapi ternyata semuanya tak berjalan dengan lancar. Bong Phil tak bisa memilih dimana dan kapan moment dalam hidupnya terulang. Bagusnya masa lalu yang buruk bisa ia ubah agar tidak terjadi. Tetapi jeleknya, masa lalu yang berubah membuat masa kini juga berubah. Hal buruk yang ia hindari malah membuat masa depan jadi berantakan.

Bong Phil memberikan kejutan untuk So Jin
Manhole membuat tubuh Bong Phil terlempar-lempar antara masa lalu dan masa depan yang tak bisa ia tebak. Dan ini yang membuat ceritanya jadi sangat unik.Suatu waktu Bong Phil menghindar dari Pukulan Pacar So Jin di masa lalu. Tetapi kemudian saat Bong Phil berada di masa depan, ia tetap tak bisa bersama dengan So Jin karena dia mendapati dirinya sebagai preman. Suatu waktu Bong Phil berusaha menyelamatkan So Jin dari kobaran api, harapannya dengan begitu di masa depan ia bisa menikah dengan So Jin. Tetapi yang terjadi malah Bong Phil membuat So Jin menderita selama bertahun-tahun karena harus menunggu Bong Phil sadar dari Koma. Kisahnya benar-benar unik. Karena selalu ada kejutan tiap episodenya. Hohoho maafkan spoiler panjang di atas. Hihihi

Bong Phil yang melakukan prawedding dengan Jin Sook
Selain kisah cinta segi empat antara Bong Phil, Soo Jin, Jin Sook dan Suk Tae. Ada juga kisah cinta segitiga antara Dal Soo, Jung Ae, dan Goo Gil. Kisah percintaan mereka menyedihkan. Mereka Saling mencintai tetapi bagaimana pun mereka berusaha akhirnya malah tak bisa bersama. Tetapi karena drama nya belum ending,, penonton belum tahu siapa yang akan menjadi pasangan pada akhirnya. Semoga tidak ada sad ending... seperti moon lovers scarlet... Hiks..
Aigoo.. bahkan saat bersedih pun Bong Phil tetap ganteng parah

Setelah nonton drama korea ini saya jadi yakin bahwa Jodoh adalah Takdir yang dapat diusahakan. Tetapi yang namanya takdir, usaha kita hanya satu variabel saja, sebab ada variabel lain yang juga ikut mempengaruhi. Termasuk variabel lain tersebut adalah keputusan terbaik dari Tuhan. Jadi Jika kau yakin dia adalah jodohmu, maka berusahalah yang terbaik untuk mendapatkan si dia. Tetapi kamu harus tahu bahwa sekuat apapun kamu berusaha, kalo dia memang bukan ditakdirkan untukmu. Maka kamu tak akan bisa bersamanya. 

And The Last minjem quotes nya Bong Phil disaat ia berlumuran darah ia berkata "Dahulu kupikir kebahagiaanku adalah saat bersama dirimu, tetapi ternyata aku salah. Seringnya aku keluar masuk manhole dan menjelajah waktu, pada akhirnya aku menyadari bahwa kebahagiaanmu adalah yang terpenting. Saat melihat kau tersenyum, aku pun akan tersenyum. Dan saat melihat dirimu bahagia, aku pun bisa ikut berbahagia. Oleh karena itu, kamu harus terus bahagia. Agar akupun bisa merasa berbahagia untukmu"

Sakitnya Rasa Kehilangan

Siapakah yang lebih merasakan sakit, yang ditinggalkan atau yang meninggalkan???

       Kedua pihak pasti akan merasa terluka. Sebab yang namanya Perpisahaan, pasti ada rasa sakit yang tertinggal. Entah itu pisah dengan keluarga, sahabat, kekasih atau bahkan kucing kesayangan. Dan tentang seberapa besar rasa sakit yang kita derita, tergantung dari seberapa besar rasa sayang kita pada sesuatu yang harus kita lepaskan itu. 

Ketika orang yang ditinggalkan memiliki cinta yang lebih dalam dari orang yang meninggalkan, pastilah rasa sakit yang ia derita jauh lebih besar. Lalu kenapa orang-orang yang saling menyayangi harus saling meninggalkan? Tak bisakah kita hidup bahagia selamanya disini?

Jawabnya TIDAK BISA.

Dunia ini bersifat fana. Sama dengan diri kita dan diri orang-orang yang kita sayangi. Sama juga dengan perjumpaan kita dengan mereka. Semuanya tak abadi. Semuanya akan berakhir. Sama seperti matahari pagi yang kita lihat hari ini, dia akan tenggelam saat malam menjelang. Lalu apakah kita harus menangis tersedu-sedu karena matahari menghilang dan gelap datang? Tentu tidak. Cahaya matahari mungkin sirna, tetapi ia tergantikan dengan kerlip kerlip bintang dan indahnya rembulan. Lagipula, Insya Allah jika Tuhan mengijinkan kita akan bersua kembali dengan hangatnya mentari pagi esok hari. Sama juga dengan orang-orang yang pergi meninggalkan kita. Ia sudah tak bersama lagi dengan kita di dunia ini, tetapi Jika Allah mengizinkan, Kita akan dipertemukan kembali dengan orang-orang yang kita sayang di SurgaNya kelak. 

"Dua orang yang saling mencintai karena Allah. Mereka berkumpul dan berpisah dengan sebab cinta karena Allah"


Sebenarnya yang menyebabkan perpisahan itu terasa sangat menyakitkan adalah hati yang belum siap serta karena ada rasa penyesalan yang mengikut pada rasa sakit tersebut.

Dulu ada seorang kakek tua yang merasa sangat terpukul dengan kematian istrinya. Setelah istrinya dimakamkan, ia terus menatap pusara kubur istrinya hingga malam menjelang. Lalu seorang anak muda menghampirinya dan bertanya "Kenapa kakek masih disini? Kakek harus bisa mengikhlaskan kepergian nenek dan tidak boleh berlarut-larut dalam kesedihan. 

Lalu Si Kakek menjawab, aku sudah mengikhlaskan kepergiannya hanya saja aku merasa sangat menyesal. Karena puluhan tahun aku hidup dengan istriku, sekalipun aku belum pernah mengatakan bahwa "AKU MENCINTAINYA". Dan sekarang aku merasa sangat menyesal karena tak pernah mengucapkan kalimat itu.

Lain lagi dengan kisah Seorang Anak yang merasa sangat sakit dengan kematian Sang Ayah. Ia merasa sangat sedih dan terpukul karena kepergian Sang Ayah secara tiba-tiba. Parahnya Sang Anak tak berada di sisi Ayahnya disaat terakhir. Bahkan kala terakhir Sang Ayah menelpon untuk mengungkapkan rindu, ia malah menjawab ketus karena sedang sangat sibuk. Dan tanpa ia ketahui ternyata saat itu adalah saat terakhir ia bisa mendengar suara Sang Ayah. Bukan hanya rasa sakit yang ia rasakan tetapi juga penyesalan terdalam. 

Ada juga tentang kisah sepasang suami istri yang harus terpisah karena takdir. Sang Istri yang ditinggalkan merasa sangat sedih dan kehilangan. Rasa sakit yang ia rasakan begitu pedih hingga rasanya jiwanya juga ikut terbang bersama kekasih hatinya. Dalam kesedihannya yang panjang ia lalu bergumam dalam hati, "Seandainya bisa memutar waktu kembali, mungkin sebaiknya kita tak usah bertemu. Aku baru menyesalinya sekarang. Aku baru tahu ternyata setelah kepergianmu rasa sakitnya bisa separah ini. Rasa rinduku padamu seperti mencabik-cabik seluruh ragaku"

Tetapi seiring berjalannya waktu, rasa sakit yang dirasakan Sang Istri itu mulai memudar. Kini ia bisa tersenyum kembali saat mengenang kebersamaan dengan Sang Kekasih hatinya. Kini ia berpikir bahwa "Seandainya waktu dapat diputar kembali. Ia akan memohon agar dapat dipertemukan kembali dengan kekasihnya. Mengatakan bahwa ia mencintainya tiap hari. Mencurahkan seluruh rasa sayangnya tanpa ragu. Serta menikmati setiap detik kebersamaan dengannya. Sehingga saat tiba waktu untuk berpisah, ia tak merasa sesakit dulu. Karena tak ada lagi penyesalan yang tersisa".

Akupun pernah merasakan rasa sakit akan kehilangan orang yang kusayangi. Bahkan saat ini pun saat memimpikannya, air mataku masih mengalir. Padahal kebersamaanku dengannya tak cukup setahun. Tetapi rasa sakit kehilangan dia masih tertinggal hingga bertahun-tahun. Dia adalah adik kecilku. 

Dia adik kecilku yang dulunya sering tertidur dalam gendonganku. Di hari kepergiannya, aku berusaha untuk tak meneteskan air mata. Karena aku sangat tahu bahwa dia telah kembali kepada Sang Pemilik Sejati. Tetapi saat aku memeluknya dalam gendonganku untuk yang terakhir kali, air mataku tertumpah tanpa bisa kutahan. Rasa sakit menjalari hatiku ketika pipiku menyentuh pipinya yang dingin membeku. Beberapa hati setelah kepergiaannya, air mataku selalu jatuh hanya karena melihat pakaiannya, mainannya, atau bantal kesayangannya. Rasanya berat sekali melepasnya pergi. Hatiku sakit sekali karena ia lagi tak ada bersama kami. Tak ada lagi saat menyenangkan saat bermain dengannya. Tak ada lagi dia yang membuatku harus bangun pagi-pagi dan mengajaknya  jalan-jalan keliling kompleks, tak ada lagi wajah lucunya yang bisa kulihat saat bangun di pagi hari. Berat sekali melewati hari-hari tanpa dia.


Setelah kupikir-pikir lagi, bukankah lebih baik jika aku bersyukur karena diberi kesempatan untuk menikmati waktu bersamanya. Dia hadir di dunia saat aku berusia 22 tahun. Saat tengah sibuk-sibuknya sebagai mahasiswa akhir. Sibuk bolak balik kampus untuk menyusun skripsi. Rasa lelah menunggu dosen seharian jadi hilang saat aku pulang ke rumah dan melihat senyum manisnya. Setelah lulus kuliah, aku sempat menjadi pengangguran selama berbulan-bulan. Menunggu panggilan kerja dari beberapa perusahaan yang kulamar. Tetapi karena dalam masa penantian itu, aku diberikan kesempatan untuk tinggal di rumah lebih lama, bermain-main dan menjaga adik bungsuku itu. Menyanyikan dia sebelum tidur, ikut bermain air bersamanya saat ibu memandikannya, melompat-lompat dan berjoget untuk membuatnya tertawa, dan masih banyak lagi. Jika kupikir lagi, ternyata kenanganku bersamanya sangat banyak. Dan kenangan itu menjadi sangat berharga saat ini. Kenangan itu bisa membuatku tersenyum kembali saat merindukannya. Dan yang paling penting dari semua itu, kenangan bersamanya mengingatkanku bahwa suatu hari nanti aku pun akan pergi meninggalkan dunia ini...

Dan sekarang setelah menulis ini, aku jadi berpikir, adakah orang yang akan merasakan sakitnya kehilangan saat aku telah tiada?












Pentingnya Belajar Bahasa Inggris


Jaman Sekarang, bukan hanya kemampuan berhitung yang harus dipelajari, tetapi juga kemampuan berbahasa. Paling standar menguasai penggunaan bahasa indonesia yang baik dan benar. Lebih bagus lagi jika menguasai bahasa daerah dari kampung ayah dan ibu. Jadi saat pulang ke kampung halaman gak jadi "patung" karena gak ngerti om dan tante ngomong apa. Hahahaha ini pengalaman pribadiku banget.

Tetapi selain menguasai bahasa daerah dan bahasa nasional kita, penggunaan bahasa asing juga harus dipelajari. Paling dasar kuasai-lah bahasa Inggris sebagai bahasa yang dipakai di 61 Negara. Lebih keren lagi kalo bisa kuasai bahasa lain seperti Bahasa Arab, Bahasa Cina, dan Bahasa Jepang. Hohoho.Tetapi awalnya bahasa inggris aja dulu. 

Saya sendiri sudah belajar bahasa inggris sejak kelas 4 SD. Dan masih belajar juga hingga sekarang. Tetapi ternyata aku gak pintar-pintar hahaha. Gara-gara apa? gara-gara gak pernah benar-benar serius mempelajarinya. Jaman kuliah dulu sempat ikut kursus juga beberapa bulan. Tetapi yang kupelajari menguap begitu saja. Dan sekarang udah punya pekerjaan sendiri aku masih menyempatkan diri untuk ikut kursus setelah pulang kerja. Disamping mengisi waktu luang, mempelajari kembali bahasa inggris di usiaku sekarang banyak manfaatnya loh. 

Berikut alasannya:

1. Dapat meningkatkan kinerja otak

    Salah satu penelitian mengungkapkan bahwa mempelajari bahasa asing seperti bahasa inggris dapat meningkatkan ukuran otak di Hippocampus. Tau tentang hippocampus? Jadi Hippocampus adalah salah satu bagian otak yang berfungsi untuk membentuk dan menyimpan ingatan jangka panjang. Jadi dengan mempelajari bahasa asing dapat membuat ingatan kita jadi lebih baik. Selain itu, mempelajari bahasa asing juga dapat membuat otak kita bekerja lebih baik loh sehingga mengurangi potensi terkena penyakit Dementia dan Alzheimer. Tau tentang penyakit Demensia dan Alzheimer? Dua penyakit ini merupakan penyakit kelainan otak yang biasanya menyerang orang-orang lanjut usia. Tetapi tidak menutup kemungkinan orang-orang yang masih muda bisa terkena penyakit ini. Liat saja filmnya di A Moment To Remember... Filmnya sedih banget.. Eh kok jadi ngomongin film hehehehe sorry out of the topic sejenak. Yang pasti dengan mempelajari bahasa asing kinerja otak jadi lebih aktif sehingga kemungkinan untuk terkena demesia dan Alzheimer berkurang.



2. Mudah jika ingin Travelling ke berbagai negara

    Hobby Travelling? Setidaknya kuasai bahasa inggris dulu. Karena Menurut Wikipedia, ada 61 negara yang menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa resmi dan itu berada di enam benua. Kalo mau tahu apa saja negaranya, cek di wikipedia yah...Selain itu, bahasa inggris disebut sebagai salah satu bahasa yang mudah untuk dimengerti. Pastinya dalam satu negara setidaknya ada orang yang bisa berbahasa inggris. Jadi dengan menguasai bahasa inggris, perjalanan kita ke negara lain akan lebih mudah.


3. Menguasai bahasa inggris membuatmu terancam keren

    Kalo ini menurut pendapat saya pribadi. Hahahha. Karena saya sudah belajar bahasa inggris dari SD sampai sekarang dan tetap gak pintar-pintar. Jadinya... orang yang bisa was wis wus bahasa inggris dengan lancar, menurutku itu keren banget. 
Nyanyi bahasa inggris bisa... Pidato dan Debat Bahasa Inggris jago... Translate artikel bahasa inggris berlembar-lembar Gampang. K E R E N ... BANGET 

Saya yang punya hobby baru nulis surat ke Luar Negeri aja harus ngandelin google translate, bing translator, hingga oxford dictionary.  Dan Alhamdulillah walaupun penyusunan kalimatku masih amburadul, my penpals who stay in abroad can understand what i mean hohoho. Baca pengalamanku menulis surat keluar negeri disini


4.  Memudahkan saat mengikuti Rekrutmen Karyawan

     Beberapa waktu lalu saya mengikuti Test Rekrutment untuk menjadi Pegawai PLN. Dan ternyata salah satu testnya adalah Test Akademik dan Bahasa Inggris. Di test ini kita menghadapi pilihan ganda dengan total soal 50 butir dan ini bercampur soal untuk test akademik sesuai jurusan masing-masing dan test kemampuan bahasa inggris. Karena diriku jurusan akuntansi, hari itu aku menghadapi pertanyaan tentang akuntansi dan bahasa inggris dalam satu paket soal. Udah soal akuntansinya susah ditambah lagi soal bahasa inggrisnya yang setaraf dengan soal TOEFL. Wooow banget rasanya. Keluar dari ruangan ujian, kepalaku rasanya berasap. Hahahaha. Pertanyaannya tidak gampang sodara. Efek udah jarang nyentuh buku lagi kayaknya. 


5. Memudahkan study saat lanjut Kuliah Pasca Sarjana

     Udah tahu kan, kalo salah satu persyaratan untuk melanjutkan kuliah S2 itu adalah Sertifikat TOEFL atau IELTS yang masih berlaku, tentunya dengan standar nilai tertentu. Hal ini penting saat akan melanjutkan kuliah pasca sarjana, karena saat mengikuti perkuliahannya, kebanyakan materi diambil dari jurnal-jurnal berbahasa inggris. Jadi memang seharusnya kita memiliki kemampuan bahasa inggris dasar untuk menterjemahkan. Ini baru dalam negeri. Belum kalo kamu punya cita-cita untuk kuliah di Luar Negeri... Musti harus dan wajib tuh belajar bahasa inggrisnya sungguh-sungguh. Jadi proses perkuliahannya bisa berjalan lancar. 

Jadi mulai sekarang, walaupun agak telat, saya akan belajar bahasa inggris sedikit lebih rajin lagi. Hahahah saya pake kata sedikit. Soalnya takut janji yang kubuat pada diri sendiri malah kuingkari. Yang pasti saat mendapatkan pelajaran baru tentang bahasa inggris. Saya coba akan share di blog ini.
   

Saturday, September 16, 2017

Sebarkan Kasih dan Cinta Pada Sesama

Beberapa waktu lalu rekan-rekan di tempat kerjaku heboh membicarakan tentang kasus anak muda berumur 18 tahun yang gantung diri. Kasus gantung diri tersebut heboh karena anak muda tersebut gantung diri setelah video call dengan pacarnya. Saya sendiri hanya mendengar berita ini dari cerita teman-temanku (Jadi sebelumnya Mohon maaf, bukan bermaksud untuk menghakimi atau menjelek-jelek'kan almarhum lewat postingan ini. Tetapi saya menulis ini supaya jadi pelajaran buat diri saya pribadi). Sebelumnya Ucapan belasungkawa sedalam-dalamnya untuk keluarga yang ditinggalkan. Semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan.Amin ...

Jadi berita di media sosial mengatakan bahwa Anak muda ini tewas gantung diri setelah bertengkar hebat dengan kekasih hatinya. Anak muda tersebut sempat menyampaikan keputusannya untuk gantung diri pada kekasihnya lewat video call. Saya juga belum tahu tentang kebenaran berita ini. Tetapi mengetahui hal itu saja sudah membuat hatiku teriris. Dan setelah googling, ternyata kasus seperti ini bukan kali pertama terjadi. Ada beberapa kasus lain yang serupa. Dari Website Kumparan.com memberitakan tentang seorang pria melakukan bunuh diri sambil menyiarkannya di Facebook. Dan diberitakan juga bahwa keputusan nekat tersebut diambil karena ditinggal oleh sang Istri. 

Ada juga seorang pria yang bunuh diri dengan menembakkan senapan di dadanya. Dan penyebabnya lagi-lagi karena persoalan hati. Pria tadi memutuskan bunuh diri karena baru saja patah hati. Dan lagi-lagi ia melakukan bunuh diri tersebut sambil siaran langsung di Facebook. Bagaimana mungkin ia merekam dirinya sendiri saat menanti malaikat maut menjemput??? Ahhh, apa yang sedang ada di kepala mereka saat mengambil keputusan tersebut. Tidakkah dia berpikir bahwa masa depannya masih panjang? Tidakkah ia berpikir bahwa selain pujaan hati yang telah mencampakkannya, masih ada kemungkinan untuk menemukan pujaan hati yang baru. Tidakkah ia berpikir tentang keluarga yang akan ditinggalkan akan merasa sangat sedih dan terpukul atas kepergiaannya. 




Lalu mari merenung sejenak,,, sebenarnya siapa yang salah? Salah media sosial kah? Salah TV dan Internet kah? Atau salah mereka sendiri... kenapa bisa punya pikiran dangkal seperti itu. Tetapi sebagai sesama manusia, tak pantaslah diri kita menjudge orang lain seperti itu. Karena bukan kita yang menjalani hidup mereka. Kita tak pernah tahu apa yang benar-benar mereka rasakan. Hal serupa bisa juga menimpa saudara, teman, atau anak kita. Keputusan nekat untuk bunuh diri bisa karena banyak faktor. Dan salah satunya adalah karena merasa dirinya tak lagi berharga dan tak pantas lagi untuk dicintai. Jika seseorang merasa seperti itu dan hatinya menjadi hancur lebur. Ia merasa dunianya telah berakhir. Dan tak punya alasan lagi untuk hidup. Saat seperti ini setan akan menyerbu dari berbagai arah dan berbisik agar ia mengakhiri saja hidupnya. Dengan begitu masalah akan selesai. Orang yang tak punya siapa-siapa lagi untuk berbagi bebannya pasti akan mendengar bisikan setan-setan tadi. Dan akhirnya tindakan bunuh diri nekat ia lakukan. Seandainya saja iman masih ada di hatinya, ia akan berpikir untuk mengembalikan semuanya pada Tuhan. Seandainya saja ada satu orang yang mau peduli dan mendengar keluh kesahnya, mungkin beban yang ia rasakan sedikit berkurang. Seandainya ada satu orang saja yang mengatakan bahwa ia sangat spesial dan masih sangat dibutuhkan di muka bumi ini. Mungkin ia tak akan memilih jalan pintas tersebut.

Jadi mulai dari sekarang, kenapa kita tak mulai untuk mengatakan Terima Kasih pada sahabat dan rekan-rekan kita. Karena mereka masih setia menemani dan mendengar keluh kesah kita. Kenapa kita tak mengatakan Rasa Cinta dan Sayang kita pada orang tua dan saudara-saudara kita. Karena mereka masih setia menemani hingga saat ini. Kalaupun kita tak memiliki teman atau keluarga tempat berbagi. Kita masih punya Tuhan tempat mengembalikan semua problematika hidup ini. Karena mau tidak mau, suka atau tidak suka, kehidupan kita saat ini suatu hari nanti pasti akan berakhir, entah itu kita siap atau tidak. Dan sadarilah bahwa Tuhan punya alasan tersendiri karena telah menghadirkan kita di dunia ini. Jadi mari nikmati hidup ini selagi masih sempat. Mari terus sebarkan kasih dan cinta kita pada sesama. Karena bisa jadi satu senyuman dari kita akan meringankan rasa sakit hati yang dirasakan orang lain.

Hal Kecil Yang Mengubah Moodku di Pagi Hari

Hufftttt.... hari sabtu
Hari paling menyebalkan menurutku.

Seperti biasa, kalo lagi suntuk. Aku akan menggerakkan jari-jari ku sendiri. Menuliskan semua yang ada dalam pikiranku selama 10 menit. Dengan begini semangatku akan kembali up.

Jadi hari ini aku terbangun Alhamdulillah dengan keadaan sehat wal'afiat. Terbangun dari tidur yang sangat nyaman. Walaupun hanya berbaring diatas selimut dan lantai keras. Tetapi tidurku tetap sangat nyaman. Hahahaha, sebuah nikmat yang tiada terkira saat bisa memenjamkan mata dan tidur dengan lelap. Karena beberapa orang harus menelan pil pahit agar bisa tidur dengan lelap. 

Setelah malam panjang yang terasa singkat itu, aku membuka mata dan langsung mengguyur diri dengan air dingin. Kebiasaan yang diajarkan sejak dari kecil dulu. Bangun tidur kuterus mandi. Hahahaha. Dan ternyata benar, sejuknya air pagi akan membuat tubuh dan pikiran langsung segar. Apalagi jika setelah itu langsung dilanjutkan dengan bersimpuh pada Sang Pencipta atas nikmat hidup ini. Ahh,, rasa damai tentu akan langsung menjalar ke dalam hati juga. 

Hari ini walaupun awal pagiku sudah segar, tetapi rasa malas langsung merayap memenuhi pikiranku saat akan berangkat ke kantor. Huffttt,,, aku harus menghalau rasa malas itu pergi menjauh. Jadi setelah berpakaian rapi dan latihan tersenyum di depan cermin. Aku pun melangkahkan kaki dengan riang menelusuri jalan yang sudah kulalui selama kurang lebih empat tahun lamanya. 

Syukurlah hari ini langit sangat cerah. Cahaya Matahari juga tidak terlalu terik. Dan karena aku berangkat ke kantor agak cepat. Jadi aku bisa berjalan santai menikmati pagi ini. Hei hari ini aku bertemu bapak-bapak chinesse yang memiliki rumah besar di ujung jalan. Biasanya saat aku berangkat ke kantor dia sedang membersihkan mobilnya. Tetapi hari ini aku berpapasan dengannya saat ia bersepeda santai. Saat melihatnya dari kejauhan, aku langsung tersenyum dan ia langsung menyapa dengan ucapan Assalamualaikum. Ini pertama kalinya ia menyapa dengan salam. Biasanya saat bertemu muka, kami hanya saling melempar senyum. Tetapi karena ia sudah memberi Salam, maka langsung kujawab dengan Walaikumsalam warahmatullah. Sebenarnya aku tidak tahu apakah muslim atau bukan. Tetapi ya Sudahlah.. anggap itu sebagai bentuk hadiah pagi ini. Saling bertukar doa antar sesama. 

Setelah disapa seperti itu langkahku menuju ke kantor semakin ringan. Dan hei,, kenapa tiba-tiba pemandangan kiri dan kananku sangat cantik. Bunga-bunga yang tumbuh di pinggir jalan, rumput-rumput yang tumbuh liar, pohon-pohon yang nampak kering, dan bahkan rumah-rumah tetangga yang sering tidak kuhiraukan juga jadi nampak indah. Hohoho mungkin efek salam dari bapak tadi. Dan kemudian segera kuambil ponsel dari saku dan memotret pemandangan yang kulalui. Aku tidak peduli dengan pedagang sayur yang lewat dan melemparkan pandangan aneh padaku. Hahahha,, yang penting aku ingin mengabadikan moment indah hari ini... 

Dan ini dia ... potret yang kuambil dalam perjalananku dari rumah ke kantor yang biasa dilalui dengan jalan kaki selama 10 menit..

View mesjid cantik dengan latar biru langit





Lorong perumahan elit yang sering kulewati





Entah itu pemancar apa,,, tp kalo diliat mirip namsan tower hahahah
 Lumayan kann?? Yaps daripada gue manyun,,hehehehe
Alhamdulillah setelah menulis ini rasa suntuk dan malas yang tadi merayapi pikiran dan tubuhku sudah pergi menjauh. Ternyata ada banyak sekali nikmat yang harus disyukuri hari ini. Dan tahu apa??? ternyata Sebuah Salam dari Bapak Chinesse tadi sukses mengubah moodku di pagi hari... Subhanallah Ya ^_^