Thursday, October 5, 2017

Cuap Cuap di saat hujan turun

Bulan Oktober,,, berarti sudah memasuki musim hujan, selain harus menyiapkan payung supaya gak basah, harus punya stok coffe dan mie instan yang banyak juga hohoho untuk menghalau rasa dingin dan menemani saat-saat menulis. 

Biasanya hujan selalu punya cerita. Aroma hujan yang menenangkan dan suara titik titik butirannya yang jatuh menimpa atap, biasanya akan sukses membuat hati baper dan akhirnya segala kenangan lama bermunculan. Kalo sudah begitu, biasanya kenangan akan mantan hadir satu persatu. Mulai dari mantan terindah hingga mantan yang paling bikin susah move on. Dan untungnya aku gak punya mantan yang bisa dikenang. wkwkk

Kenangan-kenangan lama itu akan muncul satu persatu kala menatap jendela yang mulai berembun. Dan saat itu biasannya otak akan sangat aktif untuk bekerja. Jadi baiknya sediakan kertas dan pena. Sapa tau menemukan ilham untuk menulis. 

Aku sendiri sangat menyukai sinar matahari yang hangat dan langit biru yang cerah. Tetapi bukan berarti aku benci dengan hujan. Aku juga suka dengan hujan, walaupun kehadirannya kadang membuat tumpukan jemuran menggunung, harus mencuci sepatu dan kaos kaki tiap hari, harus rela melewati genangan air dimana-mana, dan tentunya harus siap berbasah-basahan apabila hendak melewatinya. 

Walaupun begitu aku tetap suka pada hujan. Aku suka dengan aroma wangi tanah yang baru disapu oleh hujan, aku suka hawa sejuk menusuk yang hadir bersama titik titiknya dan aku paling suka saat menikmati tetes-tetes lembut air hujan yang menyentuh wajahku. Merasakan bulir-bulir airnya membasahi lalu aku akan membayangkan berapa mil jarak yang harus ditempuh oleh sang hujan untuk bisa sampai menyentuh bumi. Berapa waktu yang ia gunakan untuk menunggu, berapa kali ia harus berubah bentuk agar bisa kembali menjadi butir-butir air yang kemudian menjadi Rahmat bagi semesta Alam. Yang diturunkan dari Langit dan membasahi tanah kering kerontang, lalu karenanya tumbuhlah segala macam tumbuhan dan buah-buahan.


وَهُوَ الَّذِي أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ نَبَاتَ كُلِّ شَيْءٍ فَأَخْرَجْنَا مِنْهُ خَضِرًا نُخْرِجُ مِنْهُ حَبًّا مُتَرَاكِبًا وَمِنَ النَّخْلِ مِنْ طَلْعِهَا قِنْوَانٌ دَانِيَةٌ وَجَنَّاتٍ مِنْ أَعْنَابٍ وَالزَّيْتُونَ وَالرُّمَّانَ مُشْتَبِهًا وَغَيْرَ مُتَشَابِهٍ ۗ انْظُرُوا إِلَىٰ ثَمَرِهِ إِذَا أَثْمَرَ وَيَنْعِهِ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكُمْ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ


Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.(QS AL An'am : 99)


Aku suka hujan... dengan segala keindahan dan kelemahannya. 
Saat butir-butir airnya menyentuh wajahku, aku merasakan betapa besarnya Kuasa Tuhanku, Sang Pencipta dan Pemilik Alam Semesta... 

Source:www.pinterest.com

No comments:

Post a Comment

Terima Kasih sudah berkunjung ^_^
Silahkan meninggalkan komentar jika berkenan

MY BEAUTIFUL POST CARDS

My Beautiful Post Cards  Udah Oktober dan target nulis di blogku sangat jauh dari resolusi yang kubuat di awal tahun. Seringnya seh nem...