Skip to main content

Posts

DAY 9: RUANG HATI SESEORANG

  Kita tidak perlu mengisi hidup orang lain bila ia memang tidak mau diisi. Mungkin saat ini hatinya sudah penuh. Kita dengan sendirinya akan mengisi hidup orang - orang yang hatinya masih kosong. Dengan kita menjadi orang baik, dengan kita berlaku santun dan menjadi orang yang ikhlas, maka dengan sendirinya orang lain akan menempatkan kita dalam posisi - posisi tertentu dalam hidupnya. Orang lain akan memberikan ruang dalam hatinya tanpa kita minta. Kita cukup menjadi orang yang peduli, orang yang melakukan sesuatu tanpa mengharap sesuatu dari orang lain. Kita menjadi orang yang tulus, tidak masalah dengan penolakan karena selalu ada orang yang tidak bisa menerima kehadiran kita dalam hidupnya, sebab alasan tertentu yang kita tidak tahu. Tapi itu bukan sesuatu yang perlu kita salahkan. Kita cukup terus berjalan dan terus berbuat baik karena nanti akan ada orang yang memberikan kita ruang yang sangat besar dalam hidupnya, ruang yang paling luas dan paling rahasia. Orang itu adalah ...

DAY 8: SYUKURI HIDUP

Kamu bertanya - tanya tentang alasan mengapa kamu hidup, mengapa kamu harus ada di dunia ini. Kamu pun merasa hidupmu tidak berjalan sebagaimana maumu, sebagaimana kebahagiaan yang kamu inginkan, atau angan - angan yang kamu harap menjadi kenyataan. Pertanyaan - pertanyaan itu mengusikmu seolah - olah menjadi sebuah pembenaran untuk menyudahi sebuah kehidupan. Ketika kamu bersikeras bahwa hidupmu tidak berarti atau tidak memberi arti untuk orang lain dan untuk sekitar. Ketika kamu menyadari bahwa kehadiranmu hanya mempersulit hidup orang lain di sekelilingmu. Ketika kamu merasa bahwa keberadaanmu membuat mereka bersedih atau terluka. Ketahuilah bahwa itu adalah ASUMSI yang kamu benar-benarkan.  Hidupmu diciptakan sedemikian rupa untuk mengujimu dan ketahuilah bahwa tidak ada ujian hidup yang melebih batasa kemampuan seseorang. Itu KENISCAYAAN. Pikiran kita sendirilah yang membatasi semua itu. Pikiran kita menggerakkan seluruh langkah kita menjadi keliru. Pikiran kita mendorong kita...

DAY 7: ORANG YANG MENULIS

  Orang - orang yang menulis itu sedang jatuh cnta. Jatuh cinta pada masalahnya, amarahnya, dan kegelisahannya, sehingga ia mau repot-repot menuangkan nya menjadi sebuah rekaman kata. Sesuatu yang mungkin tidak pernah ia lakukan untuk hal - hal lain. Sesuatu yang mungkin terpaksa ia lakukan untuk pelajaran di sekolah. Tetapi dengan senang hati ia lakukan untuk saat ini. Karena menulis membuatnya bahagia. Orang - orang yang menulis jatuh cinta pada segala sesuatu yang terjadi dalam hidupnya. Mungkin mereka tidak menyadari itu hingga kelak di suatu hari ketika mereka membaca tulisannya sendiri. Saat keadaan telah berubah, saat hidup telah berjalan lebih baik, saat pikiran nya telah semakin lurus dan jernih. Mereka akan tersenyum membacanya kembali dan menertawakan dirinya sendiri. Menyadari ternyata mereka pernah berada di titik itu.. (dari buku Lautan Langit, Hal.193) Jadi saat ini, apapun yang kamu rasakan, tulislah dan tuangkan dalam kata... untuk kelegaaan hatimu, dan ketenangan ...

DAY 6: MARI TETAP SEMANGAT MENULIS

  Pagi - pagi membuka email, tiba tiba dapat ucapan terima kasih dari Mimin #1minggu1cerita Kenapa mimin yang bilang terima kasih? Harusnya aku yang bilang terima kasih karena masih diberi kesempatan untuk gabung di komunitas menulis dengan orang - orang keren di dalamnya. Makasih #1minggu1cerita karena masih mau menerima ku setelah kena kick tiga kali gara-gara terus bolos 6 kali berturut-turut. Hahahah Entah sudah berapa lama aku tak pernah lagi membuka blog ini.  Tak pernah lagi menulis disini. Tak pernah lagi berbagi cerita seputaran kehidupan ku yang tidak penting. Kemarin ada banyak hal yang terjadi. Mood untuk menulis tidak ada sama sekali. Tetapi hari ini dan seterusnya aku akan mulai lagi untuk menulis disini Aku akan menulis dan memutuskan untuk berbahagia tiap harinya Karena bahagia, adalah pilihan kita sendiri Mari tetap semangat menulis, Mari terus berbahagia..

DAY 5: UNTUK SAHABATKU YANG TERKASIH

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,,, Untuk sahabat ku, yang semoga senatiasa dikasihi oleh Allah Apa kabarnya sisterku hari ini? Entah kenapa tiba-tiba malam ini aku rindu dan ingin bercerita panjang lebar Tetapi waktu sudah menunjukkan pukul 22.20 wita, pasti sekarang kau telah  mengistirahatkan ragamu yang telah bekerja seharian. Dan mengistirahatkan hati  dan jiwamu yang hari ini masih terus menanti dan menunggu datangnya Pujaan hati. Hehehe, semoga rasa lelah mu hari ini dinilai Ibadah dan digantikan dengan Surga Nya kelak. Amin Ya Rabbal Alamin.. Dan semoga hatimu yang hari ini masih menunggu, esok akan segera dipertemukan dengan hati baru. Yang mampu menerima apa adanya dirimu.  Hati baru yang mampu melengkapi kekurangan mu dan kamu pun melengkapi kekurangan nya. Amin Ya Rabbal Alamin, Sebelumnya, maafkan karena aku telah membuatmu menunggu tulisan tidak pentingku hari ini. Kemarin - kemarin, aku ingin menuliskan ini pas di tanggal 13 Agustus, saat hari ula...

DAY 4 : DOAKU HARI INI

Makassar, 10 April 2020 Hari ini Jumat, dan hari ini pun Mesjid di kotaku sebagian besar belum bisa menunaikan Sholat Jumat Berjamaah seperti minggu-minggu kemarin sejak Virus Covid-19 masuk dan menyebar keseluruh wilayah Indonesia. Ini situasi yang menyedihkan sekaligus sangat mengerikan karena setiap harinya media sosial, media cetak dan media elektronik mengabarkan bahwa Pasien Positif terkena Virus semakin bertambah dan memakan korban jiwa. 

DAY 3 : (CERPEN) KARENA HATIKU BERHARGA

Saat ini rasanya mataku sangat perih,, tetapi air mataku gak mau keluar. Udah ngiris bawang merah banyak. Udah coba nontoh film jepang sedih, tetapi air mataku sama sekali gak mau menetes. Ah, please jangan kira aku lebay karena untuk nangis aja harus ngiris bawang sekilo atau harus maraton nonton drama jepang dulu. Sebenarnya, aku baru aja abis dari dokter mata dan dokternya memvonis aku kena "Computer Vision Syndrome" atau sindrome penglihatan komputer. Jadi supaya mata gak kering dan iritasi, dokternya menganjurkan untuk membasahi mata dengan air mata selain dgn obat tetes mata. Tetapi gimana ya,, klo gak lagi sedih, air mataku gak bakalan menetes.

DAY 2: SUDAHKAH KAU SIAP MENERIMA GELAR IBU?

Karena sudah bosan dengan pertanyaan kapan jodohku datang?  Kali ini aku mengganti pertanyaan yang sering kutanyakan pada diri sendiri dengan Sudahkah aku siap menerima gelar Ibu? atau "Sudahkah diriku siap untuk jadi Sekolah pertama buat anak-anakku kelak?" Hum, pertanyaan ini lumayan berat dan bahkan sangat menohok. Lebih menohok dari pertanyaan kenapa calon imamku gak kunjung menghampiri? Hahahaha kalo pertanyaan itu cukup dijawab dengan mungkin lagi dalam perjalanan.  Ato mungkin dia sedang memantaskan diri juga sekarang. Wallahu alam. 

DAY 1: AKU DI HARI INI

Hei, apa kabar kamu? Kalo aku, hari ini masih bernafas,  Alhamdulillah ... Walaupun setiap aku menarik nafas, dadaku masih sesak Karena mimpiku untuk menghirup udara yang sama dengan mu Tak bisa terwujud. 

Balasan Sahabat Untuk Sahabat

Bismillah,, Dear Hanye, Maaf baru sempat balas surat kamu yang kemarin, Habisnya hari ini aku baru kelar closing. jadi baru sempat buka blog. Btw gimana kabar hati mu hari ini? apakah baik-baik saja?terus apa udah lupa sama rasa sakit yang dulu?? aku harap sekarang kamu telah kembali seperti hanye yang dulu, yang selalu ceria,setiap harinya yang hanya ada senyum diwajahmu,dan tak akan ada lagi ku temukan air mata membasahi pipimu. Pas buka blog kemarin terus liat ada surat darimu,Rasanya bahagia banget akhirnya dapat surat darimu lagi. Karena perasaan udah lama juga tak ada pak pos yang membawakan aku surat,tak ada lagi security yang berteriak dan usil nulis hal yang aneh-aneh diluar amplop mu,,,hehehe Walaupun sejujurnya beda rasanya ketika mendapat surat via media elektronik dan dari secarik kertas. rasanya lebih bahagia jika dapat surat dari secarik kertas, Soalnya disitulah aku akan merasakan ketulusan kamu lewat tulisanmu.. **ehmm sok puitis banget ya***