Sunday, August 13, 2017

Review Movie Korea "Daddy You Daughter Me"

Bagi seorang anak perempuan, Ayah adalah cinta pertama yang tak akan pernah tergantikan. Selain sebagai cinta pertama, Ayah juga bisa menjadi sosok superhero. Ia adalah pahlawan yang berjuang tanpa kenal lelah membanting tulang demi untuk kebahagiaan keluarganya. Tetapi setelah beranjak dewasa, cinta pada sosok Ayah kemudian terlupakan. Sang anak mulai disibukkan dengan berbagai macam aktivitas yang membuat kita lupa untuk sekedar bertanya bagaimana kabar ayah hari ini? Sama seperti movie korea satu ini, judul nya "Daddy You Daughter Me". Tema ceritanya agak mirip dengan drama korea secret garden yang dibintangi oleh Hyun Bin dan Ha Ji Won. Yaitu tentang dua orang yang saling bertukar tubuh. Bedanya kalo di Secret Garden, Kim Joo Won (Hyun Bin) bertukar jiwa dengan Gil Ra Im (Ha Ji Won) dan menjadi sepasang kekasih. 

Nah kalo di Daddy you Daughter Me  ini, Do Yeon yang diperankan oleh Jung So Min saling bertukar tubuh dengan ayahnya yang diperankan oleh Yoon Je Moon. Awal cerita dikisahkan tentang Do Yeon yang sedang duduk di bangku SMA mulai menjaga jarak dengan sang Ayah. Padahal waktu kecil dulu ia sangat dekat dengan ayahnya. Do Yeon merasa kesal karena terus di suruh belajar oleh Sang ayah. Hingga suatu hari Do Yeon bertengkar hebat dengan ayahnya. Do Yeon mengatakan bahwa ia merasa sangat kesal karena terus diomeli untuk belajar. Ia lalu mengatakan bahwa menjalani kehidupan sebagai pelajar itu sangat berat. Coba sehari saja ayah yang menjadi diriku. Pasti ayah tak akan mampu bertahan. Ayahnya lalu berkata, tugas mu hanya belajar agar dapat masuk perguruan tinggi yang bagus. Dan itu bukan sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Coba kamu jadi ayah yang harus membanting tulang untuk mencari uang. Pasti kamu juga tak akan mampu bertahan. Tanpa mereka sadari bahwa malam itu, mereka sedang bertengkar di bawah pohon ginkgo yang berusia hampir ribuan tahun. Dan menurut legenda yang ada, jika mengucapkan keinginan di bawah pohon tersebut. Maka keinginan tersebut akan terkabul. Dan jeng jeng... keinginan mereka berdua benar-benar terkabul. 

Malam hari saat Do Yeon berkendara dengan ayahnya pulang ke rumah. Tiba-tiba mereka mengalami kecelakaan. Dan keesokan harinya terbangun di rumah sakit dalam keadaan telah bertukar tubuh. Do Yeon menempati tubuh ayahnya, sedangkan ayahnya menempati tubuh Do Yeon. Mengetahui hal itu, Do Yeon dan ayahnya menjadi sangat panik. Karena ternyata keinginan mereka terkabul. Do Yeon lalu menelpon kakek yang menceritakan legenda tentang Pohon Ginkgo tersebut. Sang kakek mengatakan bahwa mereka harus bertahan selama tujuh hari tanpa bertengkar. Akhirnya Do Yeon dan ayanya sepakat untuk berdamai dan saling bertukar kehidupan untuk sementara.  Ayah Do Yeon akan menjalani kehidupan sebagai seorang gadis SMA. Sedangkan Do Yeon akan menjalani kehidupan sebagai seorang ayah yang bekerja sebagai manajer di sebuah perusahaan.




Do Yeon lalu memberitahukan ayahnya tentang nama sahabatnya dan kebiasaannya di sekolah. Sedangkan ayahnya juga mengajari Do Yeon bagaimana cara bersikap di lingkungan kerja. Dari sini, keduanya menjadi sadar tentang beratnya menjalani kehidupan masing-masing. Ayah Do Yeon yang menggantikan Do Yeon disekolah merasa sangat stress karena ternyata menyerap pelajaran di sekolah sangat sulit. Akhirnya gara-gara ayah Do Yeon yang kesulitan mencerna pelajaran, Peringkat Do Yeon jadi menurun drastis. 



Lain lagi dengan Do Yeon yang mengantikan posisi ayahnya di kantor. Ia jadi sadar akan beratnya tanggung jawab Sang Ayah. Ayahnya dikucilkan dari rekan-rekan kantor yang lain. Menempati ruang kerja yang lebih mirip gudang. Dan bahkan sudah bertahun-tahun tidak mendapatkan promosi jabatan. Do Yeon juga mulai sadar akan kondisi ayahnya yang semakin menua. Ia juga jadi tahu bahwa ayahnya bahkan tiap hari hanya memakai tas yang sudah sangat tua dan setelan jas yang warnanya mulai pudar demi untuk menghemat, agar dapat menabung demi biaya pendidikan Do Yeon.




Hum,,, filmnya bagus. Pesan moral untuk menghormati dan menghargai kerja keras seorang ayah juga tersampaikan dengan baik. Yang bikin tambah meleleh karena di scene akhir film diputarkan beberapa video anak gadis yang menyampaikan rasa cintanya pada Sang Ayah. Aku juga mau menyampaikan pesan cintaku buat ayah diakhir tulisan ini. Berharap ayahku juga membacanya suatu hari nanti.


And this my appa, my father, abbi tersayang. Yang bahkan dalam keadaan tersulit pun tetap berusaha memberikan senyuman untuk kami. Makasih ayah sayang,, semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan berkah dalam hidup ayah..  sehat selalu dan maafkan putri mu ini yang masih belum bisa memberikan kebahagiaan buat ayah T_T



WE LOVE YOU SO MUCH

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih sudah berkunjung ^_^
Silahkan tinggalkan komentar jika berkenan