Saturday, August 25, 2018

HOBBY YANG TERLUPAKAN

Hari ini indah ,,, tentu saja.. 
Langit masih biru. Mentari pagi bersinar hangat. Burung-burung masih berkicau merdu.
Alhamdulillah hari ini masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal sholeh agar dapat tempat terbaik nanti di Sisi Nya. Amin

Pagi ini, aku melihat tumpukan buku yang tergeletak di sudut kamar yang mulai berdebu dengan sudut buku yang mulai jamuran karena tembok yang lembab. Ahhh,, ada beberapa buku yang masih belum selesai kubaca, beberapa buku yang bahkan masih belum pernah kusentuh, beberapa buku yang menunggu untuk kubuatkan reviewnya dan beberapa lagi yang meminta untuk dirawat dengan baik.


Dulu pernah aku iri dengan teman-teman yang punya tumpukan buku di kamar pribadinya. Buku dengan cover dan warna yang cantik. Aku iri, karena saat itu aku tak punya penghasilan untuk membeli buku sendiri. Jangankan beli buku, foto copy untuk diktat kuliah saja masih kurang. Saat itu aku berkata dalam hati "Oke, saat punya penghasilan nanti, aku akan menyisihkan uang tiap bulannya untuk membeli buku bacaan favoritku". 

Dan akhirnya setelah punya penghasilan sendiri, aku mulai menyisihkan recehan recehan uang untuk membeli buku. Lalu akupun mempunyai tumpukan buku di sudut kamarku. Beberapa buku kupinjamkan untuk sahabat-sahabatku berharap akupun dapat percikan pahala dari setiap kebaikan yang mereka peroleh dari buku-buku yang kupinjamkan. Lalu selang beberapa bulan, aku mulai jenuh membaca buku. Membaca beberapa lembar buku saja langsung membuat mataku redup dan segera membaringkan badan karena merasa ngantuk. Lalu akhirnya aku pun melupakan hobbyku membeli dan membaca buku. Hingga dua tahun berlalu, aku sudah tak pernah menambah stok buku baru koleksi pribadiku. Aku juga tak pernah lagi menghabiskan waktu berjam-jam untuk membaca buku. Aku sudah melupakan kebahagiaanku dulu saat membaca deretan huruf demi huruf, menikmati merdunya suara gemerisik kertas yang dibuka lembar per lembar, kebahagiaan saat mencium aroma buku baru. Yah aku melupakan kebahagiaan itu, kebahagiaan membaca buku. 

Hiks,,, aku ingin kembali menjadi seperti dulu yang begitu bersemangat di tengah-tengan tumpukan buku dengan mata yang berbinar-binar. Yang duduk berjam-jam tenggelam dalam alur cerita dari buku yang kubaca. 

Aku ingin menjadi penikmat aksara seperti dulu...

2 comments:

  1. sepertinya itu juga yang saat ini ku alamai...tp bedanya klo sy masih suka liat cover2 buku apa lagi klo sudh warna warni..tapi sdh tidak sanggup lagi untuk membaca lembar demi lembar, rasanya mataku lgsg ngantuk...hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah solusinya toh,, haruski baca buku favorit ta dlu ato buku buku ringan..biar satu ato dua lembar yg pnting dibiasakan tiap hari... sy mulai lg biasakan sebelum tidur ato sebelum ke kantor baca buku dlu

      Delete

Terima Kasih sudah berkunjung ^_^
Silahkan meninggalkan komentar jika berkenan

KEEP TRYING

Rasanya berat sekali melangkah Ada beban berat yang rasanya merantai kaki Kepala rasanya penuh dengan berbagai hal Apa yang salah deng...