Wednesday, May 6, 2015

Untuk mu Calon Imamku



Assalamualaikum Engkau yang saat ini nama dan rupa nya masih tersembunyi di Lauh Mahfudz
Seseorang yang akan menemaniku duduk di singgasana pelaminan sebagai raja dan ratu sehari.
Seseorang yang akan kukecup tangan nya selepas menunaikan shalat berjamaah
Seseorang yang wajah nya akan kulihat disamping ku tiap hari selepas ku membuka mata
Seseorang yang akan membuatku bersemangat bangun pagi-pagi sekali untuk menyiapkan sarapan
Seseorang yang untuk nya akan kuberikan seluruh cintaku, jiwa dan ragaku

Apakah kau tau bahwa aku sangat merindukan mu?
Kurindukan sosokmu hadir di samping ku saat aku merasa sendiri
Kuinginkan genggaman jari-jarimu saat aku begitu lelah untuk berjalan sendiri
Kubutuhkan tangan-tangan kekar mu melingkar di bahuku saat aku merasa rapuh
Kuinginkan tangan hangat mu menyentuh pipiku saat air mata ku tiba - tiba jatuh

Kuharap kau juga merasakan rindu yang sama.
Dan sebelum waktu yang tepat datang, biarlah rindu itu kita tabung dulu dan kita pecahkan bersama-sama saat kita telah menjadi pasangan yang halal

Walaupun rasa rindu ini menyiksa, walaupun rasa sendiri ini terus mendera 
Aku tak ingin berdoa pada Tuhan untuk mempercepat kedatanganmu

Karena ku tau saat ini kau sedang berusaha memantaskan diri
Sama dengan diriku yang sedang berusaha memperbaiki diri tiap harinya

Menjalani sisa hidup berdua bersama bukanlah perkara mudah
Kau dan aku adalah dua pribadi yang berbeda

Mengenal kekurangan dan kelebihan diri sendiri adalah hal pertama yang harus kita lakukan 
Berdamai dan memaafkan masa lalu adalah kewajiban yang harus kita tuntaskan

Ada begitu banyak hal yang perlu aku siapkan untuk menyambut dirimu hadir di kehidupanku
Aku masih perlu belajar memasak agar kelak aku bisa menjamu mu dengan makanan sehat dan bergizi tiap harinya
Aku masih perlu belajar menjahit agar kelak aku bisa menjahit sendiri seragam kerjamu
Aku masih perlu belajar menahan emosi agar kelak aku bisa sabar menghadapi tingkah nakal putra putri kita
Aku masih perlu menambah pengetahuan agar kelak aku dapat menjawab pertanyaaan-pertanyaan kritis dari calon generasi kita

Aku masih perlu melakukan banyak hal Agar kelak aku bisa menjadi sosok mandiri yang kuat dan tangguh untuk menjadi pendamping setia mu, mendampingi sosok mu yang hebat, menjadi partner mu menjalani kehidupan dan Menjadi istrimu yang bisa engkau banggakan.

Dan semoga Tuhan segera mempertemukan kita saat kita sudah-sudah benar siap menjalani kehidupan berdua. 

Salam rindu dan sayang selalu

Calon Pendamping mu di dunia dan akherat












0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih sudah berkunjung ^_^
Silahkan tinggalkan komentar jika berkenan