Wednesday, January 25, 2017

Tak ada yang lebih Indah Untuk kembali pulang kecuali kampung halaman...

Setoran Minggu Pertama Cuy....
Beberapa waktu lalu, aku yang tahun ini punya resolusi harus menulis lebih banyak lagi di blog ini, kemudian mendaftarkan diri menjadi member #1M1C yaitu 1 Minggu 1 Cerita. Jadi tiap minggu nya kami harus menulis sesuai dengan tema yang telah ditentukan, disamping kita jadi punya bahan menulis, member yang beruntung juga akan dapat Hadiah loh.. seru bingits deh.

Nah, untuk minggu pertama, kita diminta untuk bercerita tentang kampung halaman. Di blog ini, saya juga sering menulis tentang kampung halaman saya. Bukan tentang keindahan atau kuliner nya yang maknyus.. tetapi lebih kepada tentang perasaan bahagia saat bisa pulang kembali ke kampung halaman tercinta. 

"Definisiku tentang kampung halaman adalah tempat berkumpulnya kenangan masa kecil, tempat untuk melepas penat, dan tempat untuk menemukan kedamaian"

Tetapi kampung halaman ku bisa bertambah luas cakupan nya. Tergantung dimana kaki ku sedang berpijak. Misalnya saat ini, aku yang sedang mencari sesuap nasi di kota Anging Mamiri Makassar, apabila orang lain bertanya darimana aku berasal? Maka aku akan menjawab bahwa aku berasal dari Kabupaten Sidrap (Sidenreng Rappang). Sebuah kota kabupaten yang terletak 200 km dari wilayah Makassar. Kampung halamanku terkenal sebagai salah satu penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan. Jika berkunjung kesana, kamu akan menemukan hamparan sawah yang menghijau pada saat musim tanam dan hamparan sawah kekuning-kuningan saat musim panen.

Bpk Presiden SBY saat berkunjung ke Sidrap via www.antaranews.com
Selain terkenal, sebagai penghasil beras. Kampung halaman ku juga terkenal sebagai penghasil telur ayam dan itik. Jadi saat berkunjung kesana, kamu juga kan menemukan peternakan ayam dan itik. Untuk kulinernya sendiri tidak jauh-jauh dari beras dan itik. Menu andalan yaitu Palekko itik. Sebuah masakan dimana itik menjadi bahan utama yang dimasak dengan berbagai macam bumbu. Rasa itik yang gurih dibalut dengan rasa bumbu yang kuat dan rasa pedas yang menggoyang lidah. Sensasi pedasnya membuat kamu lupa akan pedihnya berpisah dengan Sang Mantan, hehehe. 

Nah sajian Palekko itik ini paling cocok dimakan dengan nasi pulen hangat. Pokoke makyusss banget...terutama buat kamu pencinta makanan pedas.
Itik Palekko via http://www.resepresepmasakan.com
Itu untuk kulinernya..Sedangkan untuk tempat wisata keluarga ada WaterboomPuncak Bila yang bisa ditempuh 30 menit dari pusat kota Sidrap. Disana teman-teman bisa menikmati wisata air bersama keluarga atau sahabat, bermain Flying Fox, Dayung Bebek, atau mengendarai Motor ATV. 

Untuk Anak muda yang suka nongkrong bisa berkunjung ke Panker (Pantai kering Ganggawa) yang terletak tidak jauh dari pusat kota. Disitu berjejar cafe-cafe kecil tempat duduk santai bersama teman atau keluarga. Suasana nya asyik karena outdoor terus dipayungi sama pohon-pohon yang gak terlalu rindang. Jadi lumayanlah untuk tempat ngobrol-ngobrol santai.
Nge Jus bareng my besties
Dan untuk teman-teman yang punya hobby balap motor, bisa jalan-jalan ke sirkuit baru yang digagas oleh Bupati Sidrap H.Rusdi Masse. Sirkuit ini memiliki panjang lintasan 1.400 meter dengan variasi lebar 8 hingga 12 meter dengan karakter 8 tikungan parabolik yang cocok untuk bermanuver (Sumber:makassaroke.com). Saya sendiri sebagai warga sidrap belum pernah berkunjung ke sirkuit balap ini, hehehehe. 
Sirkuit Balap Sidrap via http://makassaroke.com/
Itu adalah cerita tentang kampung halaman ku saat kaki berpijak di Kota Makassar. Beberapa waktu lalu, saat mengikuti kegiatan di Tangerang. Aku bertemu dengan banyak teman yang berasal dari seluruh indonesia. Saat berkenalan, mereka akan bertanya darimana aku berasal? Maka aku akan menjawab bahwa aku berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan. Dan mereka langsung menebak bahwa aku berasal dari kota Makassar. Dan itu tidak salah juga. Kampung halaman ku bisa bertambah luas cakupan nya tergantung dimana kaki ku berpijak. Jadi saat seperti itu aku akan bercerita tentang enak nya makan pisang peppe di Pantai Losari, ber snorkeling ria di Pulau Samalona, belajar sejarah di Benteng Rotterdam, atau Menyantap Coto Makassar dan Sop Konro.
source: https://asiqbaal1.wordpress.com
Lalu apabila nantinya, aku tiba-tiba menang tiket gratis dan berkunjung ke korea selatan bertemu dengan Lee Min Ho. Maka aku akan bilang bahwa aku berasal dari Indonesia. Negara dengan Ribuan Pulau, Ratusan Bahasa, dengan Keanekaragaman hayati flora dan fauna nya. Negara Gemah Ripah Loh Jinawi (tentram, makmur, dan subur tanahnya) dimana tongkat, kayu dan batu jadi tanaman.. *yuks nyanyi Koes Plus - Kolam Susu
Bukan lautan hanya kolam susuKail dan jalan cukup menghidupimuTiada badai tiada topan kau temuiIkan dan udang menghampiri dirimu

Bukan lautan hanya kolam susuKail dan jala cukup menghidupmuTiada badai tiada topan kau temuiIkan dan udang menghampiri dirimu

Orang bilang tanah kita tanah surgaTongkat kayu dan batu jadi tanamanOrang bilang tanah kita tanah surgaTongkah kayu dan batu jadi tanaman

Bagiku kampung halaman itu selalu istimewa karena disitu aku dilahirkan dan dibesarkan. Tempat ku melewati masa kanak-kanak yang ceria. Tempat ku bertumbuh besar dalam kehangatan dekapan orang tua, tempat ku kembali pulang untuk melepas penat dan lelah. Tempat ku menemukan kedamaian hati dan pikiran... My home town.

INI CERITA KU APA CERITA MU????



6 comments:

  1. Palekko itiknya tampak enak ya..*saya pencinta pedas* :D
    Salam kenal btw,
    Tatat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga, terima ksh sdh mampir ^_^
      Pecinta makanan pedas? berarti pas banget sama palekko itiknya,
      slx biasa nya palekko itik dimasak dgn komposisi satu itik plus satu liter cabai rawit... hihihi

      Delete
    2. iyah seru.....soalnya kampung halaman sendiri ^_^
      makasih udah mampir kak Annazmu
      Salam kenal

      Delete
  2. Halo salam kenal Arha, pagi2 udah bikin gagal fokus sama foto itik Palekko ih. Harus coba masak sendiri, mengingat klo pengen makan langsung kesana sungguh berat di ongkos hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi bener banget mbak nirmala, ongkos tiket pesawat kalo dari bandung lumayan mahal cuy..
      Makasih udh mampir.. mending buat ndiri aja itik palekkonya..resepnya lumayan banyak kok di rmhnya mbak google

      Delete

Terima Kasih sudah berkunjung ^_^
Silahkan tinggalkan komentar jika berkenan