Senin, 01 Juni 2015

Review Novel Berjuta Rasanya Karya Tere Liye

Judul             : Berjuta Rasanya
Penulis          : Tere Liye
Penerbit         : Mahaka Publishing (Imprint Republika Penerbit), Jakarta
Cetakan         : XIII (ketiga belas), Januari 2014
Tahun Terbit : Mei  2012
Tebal buku    : 205 halaman



Assalamualaikum... kali ini mau review buku nya Tere Liye “Berjuta Rasanya”. Awalnya nggak tau kalau Bang Darwis Tere Liye ini seorang penulis. Pertama kali nemu nama ini di Facebook, iseng-iseng add karena Bang Tere Liye ini sering update status berupa kata-kata bijak yang rasanya ngena banget di hati. Dan karena ada kata Tere nya, kirain abang ini dulu nya cewek soalnya inget sama penyanyi cantik Mbak Tere yang pernah duduk sebagai anggota DPR. 
Back to reviewnya deh. Buku manis ini punya cover yang berlatar putih dengan gambar pohon, yang daun-daunnya berbentuk hati, nampak sederhana sekali tetapi ternyata isi buku ini benar-benar luar biasa, dikemas dengan bahasa sederhana dan sangat akrab dengan keseharian kita. Dan ternyata buku ini Laris manis di pasaran terbukti sejak di terbitkan di tahun 2012 ternyata menjadi best seller dan di tahun 2014 sudah di cetak hingga tiga belas kali. Dahsyat bener ya (Bang Tere Liye gitu loh ^_^)
Buku ini berisi kumpulan cerita yang terdiri dari 15 judul diantaranya:
  1. Bila semua wanita cantik
  2. Hiks, kupikir Kau Naksir aku
  3. Cinta Zooplankton
  4. Cintanometer
  5. Harga sebuah pertemuan
  6. Kotak-kotak kehidupan AndreiMimpi Laila Majnun
  7. Kutukan Kecantikan Miss X
  8. Love Ver. 7.0 & Married Ver 9.0
  9. Kupu-kupu Monarch
  10. Joni dan Doni
  11. Kutukan Kecantikan Miss X-2
  12. Lily dan tiga pria itu
  13. Pandangan Pertama Zalaiva
  14. Antara Kau dan Aku

 Hampir semuanya bertemakan cinta dan bersifat fiksi. Tetapi mungkin saja beberapa kisah di dalamnya pernah kita alami atau rasakan juga. Kalau saya sendiri paling suka sama kisah pembuka yang berjudul "Bila semua wanita cantik". Ne nyinggung cewek-cewek yang sering ngeluh karena merasa diperlakukan tidak adil oleh Tuhan karena tidak diciptakan dengan wajah tirus, hidung mancung, mata bulat, badan ramping, dan kulit putih mulus. Persis seperti tokoh utama yang berbadan gendut, dekil, dan jelek yang berdoa pada Tuhan agar mengubah seluruh wanita di dunia ini menjadi cantik. Tetapi setelah doanya terkabul, apa yang diinginkannya ternyata tetap tak menjadi kenyataan. Lalu kemudian ia tersadar, lalu mengubah doanya “Tuhan, selama ini aku keliru, sungguh keliru tentang semua kecantikan ini. Malam ini, demi segala janji kebaikan yang masih tersisa, ajarkan aku untuk selalu memiliki hati yang cantik. Tidak peduli meski orang-orang tidak pernah sekalipun menyadari kecantikan hati tersebut” (hal.26). Saya suka sekali quotenya yang mengatakan “Seseorang yang menyukaimu karena alasan fisik. Seseorang yang menyukaimu karena alasan materi, maka suatu hari ia juga akan pergi karena materi. Tetapi seseorang yang mencintaimu karena hati, maka ia tidak akan pernah pergi. Karena hati tidak mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk (hal.26)

 Saya setuju sekali dengan quote itu... hihihi

0 komentar:

Posting Komentar