Wednesday, June 24, 2015

#NulisRandom2015 : Day 22 (Review Novel Sunset Bersama Rosie - Tere Liye)


Judul Buku               :  Sunset bersama Rossie
Penulis                      : Tere Liye
Penerbit                     : Mahaka Publishing, Jakarta Selatan
Tahun Terbit             : 2012
Tebal Halaman         : 424 Halaman

“Tidak ada Mawar yang tumbuh di tegarnya karang”

Novel ini bercerita tentang rasa yang tak pernah terungkapkan, tentang perasaan cinta yang tersamarkan dalam hubungan persahabatan, tentang hubungan erat walaupun tanpa ikatan darah, dan tentang kesempatan yang datang terlambat.

Yay...akhirnya bisa kembali mereview novel karya Tere Liye. Sama seperti novel Tere Liye sebelumnya. Novel ini juga mengaduk-aduk perasaan. Aku harus menghabiskan waktu tiga hari untuk menyelesaikan membacanya padahal biasanya aku paling lambat membaca sebuah novel hanya sehari. Tetapi novel kali ini berbeda.
Aku butuh waktu lama untuk mencerna kalimat-kalimatnya, bukan karena kata-katanya yang sulit. Hanya saja aku butuh waktu membayangkan setiap kata-kata yang tertulis di buku ini hingga nampak jelas perasaan yang terkandung di dalamnya. Kali ini Tere Liye menghadirkan setting tempat-tempat yang indah di Daerah Gili Trawangan, pantai indah di Bali, dan beberapa tempat di Jakarta. Penggambarannya sangat bagus sehingga rasanya aku bisa ikut menikmati sunset yang indah itu.

Beberapa kali mataku berkaca-kaca karena penggalan kejadiannya yang mengharukan, seperti saat peristiwa pengeboman di Pantai Jimbaran Bali, saat di pemakaman, dan saat Rosie harus di bawa ke Shelter untuk pemulihan Jiwa yang Sakit.

Kali ini Tere Liye menghadirkan sosok utama bernama Tegar Karang, seorang pria dewasa yang bertanggung jawab, cerdas dan bijak. Yang harus menelan rasa pahit, rasa sesal, dan rasa sakit karena tak punya kesempatan untuk menyampaikan perasaannya pada gadis yang dicintainya selama 20 tahun bernama Rosie. Rosie dan Tegar menghabiskan waktu bersama sejak kecil, bermain, belajar banyak hal dan tumbuh dewasa bersama. Dan saat Tegar akan menyatakan perasaan nya pada Rosie di puncak gunung Rinjani. Tiba-tiba seorang teman yang dikenalkan Tegar pada Rosie bernama Nathan dua bulan yang lalu, tiba-tiba menyatakan cintanya beberapa menit lebih dahulu dari Tegar. Dan parahnya Rosie menerima perasaan itu bahkan sebelum sempat tahu tentang apa yang dirasakan Tegar.

Tegar yang terluka lalu memilih menghilang dari kehidupan Rosie, menyibukkan diri dengan pekerjaan. Membunuh dengan tega setiap kali kerinduan itu muncul. Berat sekali melakukan nya karena itu berarti ia harus menikam hati nya setiap detik ketika wajah Rosie tiba – tiba muncul. Seiring perjalanan waktu, rasa sakit itu berhasil terobati. Lima tahun telah berlalu. Tegar telah berdamai dengan masa lalunya, ketika tiba-tiba Rosie dan Nathan datang kembali ke kehidupannya, membawa serta anak-anak mereka yang menggemaskan. Anggrek, Sakura, Yasmine dan Lili. Sosok-sosok imut nan menggemaskan yang menganggap Tegar adalah sosok Om, Uncle, dan Paman paling hebat, keren dan Super.
Menyenangkan sekali membacanya, karena ada sosok-sosok menggagumkan dari anak-anak Rosie. Yang dari diri mereka kita bisa mengambil banyak pelajaran. So, recommended banget buat kamu.



0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih sudah berkunjung ^_^
Silahkan tinggalkan komentar jika berkenan